Kabar

Beredar Hoax Penganiayaan Ulama di Serang, Ini Kejadian Sebenarnya

KOTA SERANG, biem.co – Polres Serang Kota berhasil mengungkap kasus berita bohong yang beredar di medsos, terkait adanya pembunuhan terhadap ulama oleh sekelompok oknum di Kecamatan Gunung Sari pada 2 Mei lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Humas Polda Banten, Edy Sumardi. Ia menuturkan, sebelumnya dirinya prihatin atas meninggalnya saudara Syamsudin yang tak lain adalah guru mengaji di desa tersebut yang dibunuh oleh muridnya sendiri bernama Romli Husen.

“Menurut penyidik bahwa sebetulnya Syamsudin adalah guru tempat bertanya atau curhatan oleh muridnya yang bernama Romli, namun sangat disayangkan di balasdengan kekejian akibat depresi diceraikan oleh istrinya,” katanya.

Selain itu, menurut Kapolres Serang Kota, Firman Affandi, informasi yang beredar bahwa adanya penganiayan terhadap kiyai dilakukan oleh sekelompok oknum itu sangat tidak dibenarkan atau hoax.

“Isu yang berkembang tersebut sangat disayangkan, karena ada bahasa pembantaian terhadap ulama. Kronologi yang sebenarnya ialah saat hari Kamis tanggal 2 Mei lalu adanya kejadian pembunuhan dengan barang bukti golok yang didapatkan di TKP, di kediaman korban, di Desa Kadu Agung Kecamatan Gunung Sari, dan korban tersebut adalah guru ngaji, serta bukan dianiaya oleh oknum sekelompok orang, melainkan dibunuh oleh muridnya sendiri,” ungkap Firman Affandi.

Lanjutnya, pada saat kejadian, polsek setempat langsung ke TKP untuk memeriksa kejadian serta mendinginkan suasana, namun naas si pelaku pun sudah diamankan oleh warga dan dihakimi massa setempat.

“Pelaku saat ini sudah diamankan dan baru selesai siuman, makanya kita belum periksa pelaku tersebut,” ungkapnya.

Senada dengan Firman, Kasat Reskrum Polres Serang, AKP Ivan Adityra mengatakan bahwa peristiwa ini murni sebuah tindak pidana penganiayan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang.

“Dengan peristiwa yang dilakukan, maka kita kenakan Pasal 338 dan atau 351 Ayat 3 KUHP, dan untuk penanganan proses perkara pidana tersebut ditangani oleh Polsek Pabuaran dan Polres Serang akan mem-back up serta akan membantu jalannya penanganan peristiwa,” pungkasnya. (Juanda)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar