BANTEN, biem.co — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Banten dan Kelompok Masyarakat Peduli Maladministrasi (KMPM) menggelar Diskusi & Sharing Session bertajuk “Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Sektor Kelistrikan”. Kegiatan yang digelar secara daring ini menjadi wadah penting untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan listrik bagi masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Ombudsman RI Perwakilan Banten, antara lain Kepala Perwakilan Fadli Afriadi, Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Eni Nuraeni, dan Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Zainal Muttaqin. Dari pihak PLN UID Banten, hadir langsung General Manager Muhammad Joharifin beserta manajemen.
Dalam sambutannya, Fadli Afriadi memberikan apresiasi atas keterbukaan PLN UID Banten yang secara proaktif membuka ruang dialog. Menurutnya, pengawasan eksternal terhadap layanan publik adalah kunci mencegah maladministrasi sekaligus memperkuat hak-hak masyarakat.
“Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai sarana perbaikan dan memastikan layanan sesuai standar. Ini sejalan dengan semangat pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas maladministrasi,” ujar Fadli.
Dialog ini menjadi kesempatan bagi masyarakat, khususnya KMPM, untuk menyampaikan masukan terkait:
1. Keandalan pasokan listrik
2. Akses layanan digital melalui PLN Mobile
3. Transparansi tagihan
4. Penanganan pengaduan pelanggan
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa kemitraan dengan Ombudsman adalah langkah strategis untuk memperkuat akuntabilitas dan mempercepat perbaikan layanan.
“Pelayanan publik yang baik dibangun dengan keterbukaan, evaluasi berkelanjutan, dan kemitraan konstruktif. PLN berkomitmen menjadi penyedia energi yang tidak hanya andal, tetapi juga humanis dan responsif,” tegas Joharifin.
Kegiatan ini menjadi contoh sinergi nyata antara lembaga pengawas, masyarakat sipil, dan penyelenggara layanan publik. PLN UID Banten berharap hasil diskusi ini bisa menjadi masukan konkret untuk inovasi dan perbaikan layanan, sekaligus mendukung transformasi pelayanan publik yang berkelanjutan.
Kalau mau, saya bisa buatkan juga versi berita ini dalam format rilis media singkat yang langsung punchy dan cocok untuk dikirim ke redaksi. Itu akan lebih ringkas, fokus di highlight, dan tetap formal. ***








