Film & MusikHiburanTerkini

Elisha Danielle Sambut Energi Baru Melalui Nomor Menyenangkan Berjudul “Pretty Easy”

JAKARTA, biem.co – Dunia musik Indonesia bersiap untuk menyambut kehadiran penyanyi baru, Elisha Danielle. Bernaung di bawah manajemen Sony Music Taiwan, Elisha memutuskan untuk debut di Indonesia melalui single perdananya, “Pretty Easy” dengan berkolaborasi bersama Petra Sihombing.  “Saat memutuskan untuk merilis lagu debutku di Indonesia, Tim Sony Music Indonesia mengusulkan Petra untuk menjadi pasangan kolaborasiku dan itu pilihan yang tepat. Petra seperti bisa membaca pikiranku karena paham dengan esensi dari yang ingin aku ungkapkan sehingga aku merasakan kejujuran dari yang ingin aku sampaikan di lagu ini dan mendengar identitas suaraku sendiri. Semoga kami bisa bekerja sama lagi di masa mendatang.”

Untuk single debutnya, Elisha menghadirkan lagu yang enerjik, berbanding terbalik dengan liriknya yang terasa sedih. “Inti dari lagu ini adalah tentang seseorang yang kondisi mentalnya sudah tidak benar-benar hadir dalam sebuah hubungan, baik itu soal asmara atau pertemanan. Di satu sisi, orang ini masih berharap dan menantikan sesuatu, tapi di sisi lain, dia juga siap untuk pergi kapan saja,” jelasnya.

Dua hal yang menginspirasi Elisha untuk “Pretty Easy” adalah ABBA dan Bali. ABBA memberi pengaruh lewat unsur teatrikal dan dunia penuh warna yang dibangun lewat musik mereka. Sementara, Bali “membantunya” dalam menciptakan single perdananya. “Studio Petra yang indah di Ubud bukan hanya tempat bekerja, tapi juga menjadi bagian dari proses kreatif itu sendiri. Studio ini membentuk suasana hati dan energi laguku serta membantu proses penulisan secara keseluruhan.”

Indonesia dipilih sebagai tempat debutnya setelah berdiskusi dengan pihak label. Selain memang memiliki akar Indonesia dari salah satu orangtuanya, Elisha merasa Indonesia menonjol berkat skema musiknya yang hidup, penuh dukungan, serta audiensnya yang besar dan hangat. “Kami merasa Indonesia adalah tempat yang ideal untuk memulai. Dengan dukungan tim dari Taiwan, akhirnya kami memutuskan untuk merilis single debut ini bersama Sony Music Indonesia.”

Elisha berharap energi lagu ini akan bisa dirasakan oleh semua yang mendengarkan karena nuansanya yang ringan, menyenangkan, dan bisa didengar tanpa beban. Selain itu, ia berterima kasih kepada para pendengarnya di Indonesia yang siap menyambut kehadirannya lewat “Prety Easy”. “Aku bersyukur atas semua dukungan yang diberikan dan ingin terus berbagi lebih banyak lagi dengan kalian ke depannya. Aku tidak sabar untuk bertemu, bernyanyi di hadapan kalian suatu hari nanti, dan merasakan keterikatan dengan audiens secara langsung. Terima kasih sudah menyambut musikku dalam hidup kalian,” tutup Elisha.  Single debut Elisha Danielle,Pretty Easy”, bisa didengarkan di platform musik digital.

Executive Producer: Muhammad Soufan for Sony Music Entertainment Indonesia
A&R: Keke Kananta
Composed by: Elisha Danielle, Petra Sihombing
Music Produced by: Petra Sihombing
Vocal directed by: Barsena Bestandhi
Vocal edited by: Andrew Setiawan
Vocal recorded at: Sony Music Studios Indonesia by Yusup Albantani
Mixed and Mastered by: Harmoko Aguswan
Dolby Atmos by: Edu Christanto at Sembunyi Studio
Published by: Sony Music Publishing Indonesia, Sony Music Publishing Taiwan

TENTANG ELISHA DANIELLE

Elisha Danielle adalah musisi muda kelahiran Singapura, 12 September 2001. Ia baru saja bergabung dengan Sony Music Taiwan, namun akan melakukan debut di Indonesia melalui single berjudul “Pretty Easy” pada 22 September mendatang dengan menggandeng Petra Sihombing sebagai rekan kolaborasinya dan label Sony Music Indonesia. Keindahan Bali, disebutnya memberi inspirasi bagi proses kreatif terciptanya “Pretty Easy”.

 Elisha sudah akrab dengan dunia musik sejak kecil saat mulai belajar bermain piano dan les musik. Kecintaannya pada genre pop semakin besar ketika ia mendengar Taylor Swift untuk pertama kalinya yang diperkenalkan oleh teman dekat. Di bangku kuliah, Elisha menulis lagu panjang pertamanya secara mandiri. Penyuka genre musik folk, pop, alternative, hingga indie-rock ini mahir bermain omnichord, sebuah instrumen musik elektronik portabel yang sering digunakan dalam musik indie dan eksperimental karena suaranya yang unik.

Lewat single perdananya, Elisha berharap bahwa para pendengar dapat menemukan kenyamanan, ketenangan, dan inspirasi. (BW)

Editor: admin

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button