TANGERANG SELATAN, biem.co — Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) kembali menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PMKM). Kegiatan yang diselenggarakan di Jl. Parakan, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan ini bertujuan memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terkait penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar sebagai syarat penting dalam memperoleh akses pembiayaan usaha.
Program PMKM ini dipimpin oleh Ketua Tim, Fitria Nurul Anwar, dengan bimbingan langsung dari Dosen Pembimbing, Muhammad Rizal Saragih, yang turut mengarahkan mahasiswa dalam penyusunan materi, metode penyampaian, dan pendekatan pendampingan agar efektif serta mudah diterima oleh para pelaku UMKM. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk implementasi ilmu akuntansi yang dipelajari mahasiswa di bangku kuliah.
UMKM Sasaran dan Bentuk Kegiatan
UMKM yang menjadi sasaran meliputi berbagai jenis usaha kuliner, seperti pedagang gorengan, toko roti, tenant kue pukis, serta warung soto ayam yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Mayoritas pelaku usaha ini masih mengelola keuangan secara sederhana dan belum memiliki pencatatan yang memadai, sehingga menyulitkan mereka ketika ingin mengajukan pembiayaan usaha ke lembaga keuangan formal.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa memberikan sejumlah materi pelatihan, antara lain:
- Pencatatan transaksi harian secara sistematis
- Penyusunan laporan laba rugi sederhana
- Penyusunan neraca usaha skala kecil
- Cara memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha
- Teknik pengelolaan arus kas agar usaha tetap sehat
- Pentingnya bukti transaksi dalam pembukuan
- Penggunaan buku kas atau aplikasi sederhana sebagai alat pencatatan
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan kelas, diskusi interaktif, serta pendampingan langsung kepada setiap pelaku UMKM untuk memastikan mereka benar-benar memahami cara membuat laporan keuangan sesuai standar sederhana.
Pentingnya Pembukuan Bagi Akses Pembiayaan
Ketua PMKM, Fitria Nurul Anwar, menjelaskan bahwa hingga saat ini banyak UMKM yang masih mengalami kendala ketika ingin mengakses pembiayaan dari bank maupun lembaga keuangan lainnya. Salah satu penyebab utamanya adalah tidak adanya laporan keuangan yang tertata.
“Pendampingan ini penting agar UMKM memahami cara menyusun laporan keuangan yang benar sehingga peluang mereka mendapatkan pembiayaan menjadi lebih besar,” jelas Fitria. Ia menekankan bahwa laporan keuangan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi alat penting untuk menganalisis kinerja usaha, mengukur perkembangan, dan merencanakan strategi bisnis.
Kontribusi Unpam dalam Pemberdayaan UMKM
Melalui kegiatan PMKM ini, Universitas Pamulang berharap dapat terus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal. Ke depan, mahasiswa Unpam diharapkan dapat melakukan pendampingan lanjutan seperti digitalisasi pencatatan keuangan, pelatihan manajemen usaha, serta strategi pemasaran agar UMKM dapat bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para pelaku UMKM tidak hanya mampu menyusun laporan keuangan secara mandiri, tetapi juga mempunyai kepercayaan diri yang lebih besar untuk mengajukan pembiayaan usaha sehingga dapat meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, dan memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat lokal. (Red)








