TANGERANG SELATAN, biem.co – Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PMKM) yang berfokus pada pentingnya literasi keuangan. Kegiatan yang berlokasi di TPQ Insan Mulia, Jalan H. Jamat RT 03/05, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan ini mengusung tema: “Edukasi Literasi Keuangan melalui Budgeting dan Menabung pada Anak TPQ dengan Menggunakan Media Celengan Kreatif” dan dilaksanakan di bawah bimbingan Liana Dwi Septiningrum, S.E., M.M., selaku dosen Universitas Pamulang.
Acara tersebut berlangsung pada Minggu, 2 November 2025, dan disambut antusias oleh belasan anak yang merupakan santri di TPQ Insan Mulia. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman dasar mengenai pengelolaan uang, membantu anak membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta menumbuhkan kebiasaan menabung sejak usia dini.
Ketua Tim Pelaksana PKM, Yohana May Prahesti, menjelaskan bahwa pemilihan metode edukasi menggunakan celengan kreatif dilakukan untuk membuat materi yang terkesan berat menjadi ringan dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Kami menyadari bahwa konsep budgeting (penganggaran) dan menabung sering dianggap sulit oleh orang dewasa, apalagi bagi anak-anak. Oleh karena itu, kami mengubahnya menjadi aktivitas yang interaktif dan kreatif,” ujar Yohana. “Anak-anak diajak menghias celengan mereka sendiri, yang kemudian menjadi alat visualisasi konkret tentang tujuan menabung mereka. Hal ini membantu mereka membentuk ikatan emosional dengan proses pengelolaan uang,” tambahnya.
Tim pelaksana yang beranggotakan Anisa Tri Ambarwati, Fitriana Meilani Putri, dan Siti Fatimah memaparkan materi dalam sesi yang dikemas layaknya permainan edukatif. Mereka memberikan pemahaman sederhana tentang asal usul uang saku, cara membuat anggaran mini (mini budgeting) untuk memprioritaskan kebutuhan (misalnya, membeli alat tulis) di atas keinginan (misalnya, membeli jajanan yang tidak sehat), serta menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.
Kegiatan PKM ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh civitas akademika, terutama dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa Akuntansi UNPAM melihat adanya urgensi untuk membekali generasi muda dengan literasi keuangan dasar agar mereka tumbuh menjadi individu yang cerdas finansial.
“Literasi keuangan bukan hanya tentang menghitung untung-rugi, tetapi juga tentang membentuk karakter disiplin, sabar, dan bertanggung jawab terhadap uang yang dimiliki,” tutur salah satu anggota tim, Anisa Tri Ambarwati.
Para santri TPQ Insan Mulia tampak bersemangat selama sesi kegiatan. Mereka aktif bertanya, berdiskusi mengenai cara terbaik untuk menabung, dan berlomba-lomba menghias celengan mereka sekreatif mungkin. Pada akhir sesi, setiap anak diminta menuliskan satu tujuan kecil yang ingin mereka capai dengan uang hasil tabungannya, seperti membeli buku cerita atau membantu orang tua membeli kebutuhan rumah.
Pihak pengelola TPQ Insan Mulia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif yang dilakukan oleh mahasiswa Akuntansi UNPAM.
“Maulana Ishak, selaku pengurus dari TPQ Insan Mulia, berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai materi edukasi satu hari, tetapi menjadi pondasi yang akan terus dipraktikkan oleh anak-anak kami. Kami melihat peningkatan pemahaman yang signifikan dan motivasi menabung yang tinggi setelah sesi ini,” ungkapnya.
Dengan suksesnya kegiatan ini, Tim PKM Program Studi S1 Akuntansi UNPAM berharap inisiatif serupa dapat terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak komunitas, demi menciptakan generasi Indonesia yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan pribadi sejak dini. (Red)








