WONOGIRI, biem.co – Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri menggelar Jalan Sehat Kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Wonogiri, Minggu (11/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.
Ribuan peserta dari berbagai unsur dan latar belakang agama tampak antusias mengikuti kegiatan jalan santai tersebut. Suasana penuh keakraban dan toleransi menjadi gambaran kuat semangat kebersamaan antarumat beragama yang terjalin di Kabupaten Wonogiri.
Selain jalan sehat, kegiatan ini juga diramaikan dengan penampilan seni budaya lokal, salah satunya Tari Topeng Ireng yang dibawakan oleh para Penyuluh Agama Buddha. Penampilan tersebut menjadi simbol kekayaan budaya sekaligus wujud nyata harmoni dalam keberagaman.
Tak hanya itu, partisipasi pelaku UMKM lokal turut menyemarakkan acara. Kehadiran stan UMKM menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung geliat ekonomi daerah.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerukunan yang terjaga di Wonogiri. Ia menyebut Wonogiri sebagai daerah yang penuh berkah dan layak menjadi contoh dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Wonogiri adalah kota yang berkah. Hari ini kita tidak hanya berolahraga, tetapi juga merayakan perbedaan, merayakan kebersamaan, dan merayakan keindonesiaan yang sejati,” ujar Nasaruddin Umar.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen HAB Kementerian Agama sebagai refleksi atas capaian yang telah diraih, sekaligus langkah awal menyongsong tahun 2026 dengan program-program yang lebih tepat sasaran.
“Mari kita jadikan Wonogiri sebagai kota yang lebih bersih, sejuk, sejahtera, dan yang paling penting religius,” tambahnya.
Melalui kegiatan Jalan Sehat Kerukunan ini, Kementerian Agama meneguhkan komitmennya dalam merawat persatuan, memperkuat moderasi beragama, serta membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan damai. ***








