OlahragaTerkini

Rahmat Erwin Abdullah Resmi Kantongi 2 Rekor Dunia

JAKARTA, biem.co – Dunia angkat besi internasional kembali menyorot nama Indonesia. Pada Selasa, 22 Juli 2025 Lifter fenomenal, Rahmat Erwin Abdullah, secara resmi mengukir sejarah setelah menerima dua sertifikat dari Guinness World Records (GWR), atas pencapaiannya yang luar biasa dalam memecahkan rekor dunia di dua kelas berat yang berbeda.

Penghargaan prestisius ini diserahkan dalam sebuah upacara khidmat di Pelatnas Angkat Besi Marinir, Jakarta. Perwakilan Guinness World Records, Theo Haryo Putro, merinci dua rekor dunia angkatan clean & jerk yang kini secara resmi tercatat atas nama Rahmat Erwin Abdullah.

Pencapaian langka ini dicetak di dua kelas berbeda, menunjukkan versatilitas dan kekuatan absolutnya.

  • 209 kg di Kelas 81 kg: Dicatat pada Kejuaraan Dunia IWF 2023 di Riyadh, Arab Saudi.
  • 205 kg di Kelas 73 kg: Diraih pada Kejuaraan Angkat Besi Asia 2025 di Jiangshan, Tiongkok.

Menanggapi penghargaan ini, Rahmat menunjukkan kerendahan hatinya.

“Alhamdulillah senang sekali dan sangat bersyukur tentunya. Saya hanya menyiapkan mental saja sih,” ungkapnya.

Sang ayah sekaligus pelatih, Erwin Abdullah, menyebut bahwa pencapaian putranya adalah buah dari kedisiplinan yang luar biasa.

Menurutnya, prestasi ini sangat langka dan menempatkan Rahmat di kelompok yang sangat kecil di dunia.

“Di dunia ini tidak banyak atlet angkat besi yang bisa mencapai prestasi dua rekor di kelas yang berbeda. Mungkin hanya tiga orang, salah satunya dari Indonesia ada Rahmat,” ujar Erwin.

Seperti yang dilaporkan Kompas.com, Rahmat Erwin Abdullah memang lahir dari dinasti angkat besi.

Ayahnya Erwin Abdullah adalah peraih medali perak Asian Games 2002, sementara ibunya Ami Asun Budiono merupakan peraih medali emas SEA Games 1995 dan 1997.

“Di dunia ini tidak banyak atlet angkat besi yang bisa mencapai prestasi dua rekor di kelas yang berbeda. Mungkin hanya tiga orang, salah satunya dari Indonesia ada Rahmat,” ujar Erwin.

Pencapaian ini menempatkan Rahmat dalam perbincangan bersama legenda angkat besi dunia lainnya, seperti Naim Süleymanoğlu dari Turki.

Faktor pendorong lainnya adalah rivalitas sehatnya dengan rekan senegara yaitu Rizki Juniansyah, di mana persaingan ketat ini secara konsisten memaksa keduanya untuk terus mempertajam rekor dunia.

Pencapaian ini memperkokoh status Indonesia sebagai salah satu negara adidaya di cabang olahraga angkat besi, dengan Rahmat Erwin Abdullah sebagai salah satu pilar utamanya. (Red)

 

Editor: admin

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button