SERANG, biem.co – Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Primagraha (UPG) menggelar kegiatan diskusi mengenai keuntungan dan tantangan Indonesia menjadi anggota BRICS.
Kegiatan yang digagas oleh mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 2 di FH UPG ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dan masyarakat akademik terhadap posisi strategis Indonesia dalam kerja sama internasional serta implikasi hukumnya.
Kegiatan diskusi tersebut dibuka oleh Kepala SMA Nurul Islam Kota Serang, Evi Apriyani, serta dihadiri oleh dosen pengampu Mata Kuliah Hukum Ekonomi dan Perdagangan Internasional, Rizki Nurdiansyah.
Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan sejumlah keuntungan yang berpotensi diperoleh Indonesia jika bergabung dengan BRICS, di antaranya penguatan kerja sama ekonomi, peningkatan investasi, perluasan akses pasar global, serta penguatan posisi tawar Indonesia di kancah internasional.
Keanggotaan BRICS juga dinilai membuka peluang kerja sama di bidang pembangunan berkelanjutan dan sistem keuangan internasional.
Kendati demikian, dalam diskusi tersebut juga disoroti sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi, seperti penyesuaian kebijakan nasional dengan kepentingan negara anggota BRICS lainnya, potensi ketergantungan ekonomi, serta kesiapan regulasi dan sumber daya manusia.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Primagraha diharapkan mampu berperan aktif dalam memberikan kajian kritis dan kontribusi pemikiran terhadap arah kebijakan luar negeri Indonesia, khususnya dalam konteks kerja sama ekonomi dan perdagangan internasional. ***








