SERANG, biem.co – Persoalan infrastruktur dan penerangan jalan umum (PJU) menjadi sorotan utama dalam pembukaan Masa Sidang III Tahun Persidangan 2026–2027 DPRD Kota Serang.
Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Roni Alfanto, mengungkapkan bahwa mayoritas aspirasi masyarakat masih berkutat pada kebutuhan dasar infrastruktur, seperti betonisasi jalan, perbaikan drainase, hingga penanganan gorong-gorong di bawah jalan tol.
“Betonisasi memang belum tuntas. Seperti di Krial Lopang Indah masih meminta penyelesaian. Drainase di sejumlah perumahan juga belum tertata dengan baik, sehingga perlu dilakukan normalisasi,” ujarnya usai Sidang Paripurna, Rabu 18 Februari 2026.
Ia juga menyoroti persoalan gorong-gorong di bawah tol yang dinilai perlu segera dicarikan solusi. Saat ini, aliran air terpusat di wilayah Bumi Agung 1 RW 12 dan berpotensi menimbulkan banjir, meskipun normalisasi telah dilakukan di titik lain.
“Yang paling penting gorong-gorong di bawah tol itu harus ada solusi agar aliran air tidak terpusat di Bumi Agung 1 RW 12. Kalau tidak diantisipasi, potensi banjir tetap ada,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan dan drainase, warga juga mengusulkan penataan fasilitas umum (fasum), termasuk pembangunan taman di lingkungan permukiman. Roni menyebutkan aspirasi tersebut telah disampaikan kepada Wali Kota dan langsung diteruskan ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Ia berharap seluruh usulan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti dan menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran tahun 2027. “Nanti pada pembahasan anggaran 2027 akan kita alokasikan. Hasil reses ini menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran anggota DPRD,” tegasnya.
Tak hanya itu, kebutuhan PJU di sejumlah titik di Kota Serang juga menjadi perhatian serius. Menurut Roni, banyak warga mengeluhkan minimnya penerangan jalan yang berdampak pada kenyamanan dan keamanan lingkungan.
“Nanti kita lihat kemampuan anggaran yang tersedia. Akan kita bedah dan tentukan wilayah mana yang bisa direalisasikan lebih dulu,” katanya.
Seluruh aspirasi tersebut, lanjutnya, akan dibahas bersama OPD melalui rapat komisi dengan mempertimbangkan skala prioritas pembangunan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyatakan pihaknya akan menginventarisasi seluruh aspirasi masyarakat sebelum menentukan langkah lanjutan.
“Nanti akan kita petakan hasil aspirasi masyarakat Kota Serang dan kita tentukan mana yang bisa segera menjadi prioritas,” singkatnya. ***








