Kabar

PLN Peduli dan BIP Hadirkan Pelatihan Membatik Inklusif

Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Cilegon

CILEGON, biem.co – Upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan keterampilan kreatif terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui pelatihan membatik inklusif yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program PLN Peduli bersama Banten Inclusifa Preneur (BIP) di kawasan Landmark Tugu Kota Cilegon, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan ruang belajar yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mengembangkan keterampilan membatik sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.

Sejak pagi, peserta dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan yang dipandu langsung oleh instruktur profesional. Mereka diajak mempelajari proses membatik mulai dari pembuatan pola, teknik mencanting, hingga pewarnaan kain.

Pelatihan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil Kota Cilegon, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cilegon, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Banten, serta Manager PLN UP3 Banten Utara.

Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara PLN Peduli dan Banten Inclusifa Preneur dalam menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Program seperti ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Cilegon dalam mendorong tumbuhnya masyarakat yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka lebih banyak peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, PLH General Manager PLN UID Banten Bobby Cristya Surya mengatakan, PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga berupaya memberikan manfaat sosial melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, pelatihan keterampilan menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu masyarakat meningkatkan kapasitas diri sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.

“Melalui PLN Peduli, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Kami berharap program ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya usaha-usaha baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Bobby.

Ia menambahkan, keberhasilan program pemberdayaan memerlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Di tempat yang sama, Direktur Banten Inclusifa Preneur, Rina Rahmawati, menjelaskan bahwa BIP dibangun sebagai ruang belajar kreatif yang dapat diakses semua kalangan tanpa terkecuali.

“BIP hadir untuk memberikan kesempatan yang setara kepada masyarakat dalam mengembangkan keterampilan, meningkatkan kapasitas diri, dan membuka peluang usaha. Kami percaya setiap orang memiliki potensi untuk tumbuh dan berkarya,” ungkapnya.

Ke depan, Banten Inclusifa Preneur akan mengembangkan berbagai program pelatihan melalui empat bidang utama, yakni kriya, membatik, menjahit, dan melukis. Program tersebut didukung tenaga pengajar profesional serta sistem pembelajaran berbasis sertifikasi guna meningkatkan kompetensi peserta.

Melalui kolaborasi antara PLN Peduli, Pemerintah Kota Cilegon, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, pelatihan membatik ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih inklusif, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk belajar, berkarya, dan mandiri secara ekonomi. ***

Editor:

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button