Eko Supriatno
- Aug- 2025 -29 August

Joget Murahan Pejabat
Demokrasi bukan hanya ditopang oleh pasal dan prosedur, melainkan oleh kepercayaan yang tumbuh dari sikap, simbol, dan solidaritas.
Read More » - 29 August

Hidup Tertindas. Mati Dilindas!
Keselamatan rakyat adalah keselamatan negara. Demokrasi tidak bisa bernafas jika aparat menekan leher rakyat dengan sepatu kekuasaan.
Read More » - 21 August

Islam Jalan Tengah, Wajah Dua Ulama Banten
Keduanya berpadu menjadi pelita—bukan hanya bagi Banten, tetapi juga bagi dunia Islam. Dari pesantren hingga panggung publik
Read More » - 21 August

Merekonstruksi Kemerdekaan
Meski sempitnya ruang kebebasan terasa nyata, harapan tidak pernah padam. Kemerdekaan sejati masih mungkin direbut kembali.
Read More » - 2 August

Selamat Jalan Kwik Kian Gie
Ia tidak pernah jadi idola, tapi ia jadi cermin. Dan cermin—betapapun retaknya—tetap bisa menunjukkan wajah kita yang sesungguhnya.
Read More » - 2 August

Abolisi, Amnesti, dan Memaafkan demi Republik
Kita telah menyaksikan bagaimana idealisme kerap dibungkam, bagaimana oposisi dilabeli ancaman, dan bagaimana hukum dijadikan senjata politik.
Read More » - Jul- 2025 -12 July

Rekonstruksi Keraton Surosowan
Keraton Surosowan dibangun pada abad ke-16, keraton ini merupakan pusat pemerintahan dan simbol peradaban maritim Banten.
Read More » - 12 July

Oposisi Setengah Hati
oposisi yang kredibel adalah nyala api yang menjaga demokrasi tetap hidup—mengingatkan kita akan pentingnya akuntabilitas, keberlanjutan, dan keadilan.
Read More » - Jun- 2025 -17 June

Bahlilisasi UI
Inilah era Bahlilisasi akademik: gelar bukan diraih dengan pikiran tajam, tapi hubungan kuat. Tidak soal gagasan, tapi soal basis jaringan.
Read More » - 1 June

Membaca Legasi Maulana Hasanuddin: Ikhtiar Menghidupkan Ingatan Kolektif
Membaca Legasi Maulana Hasanuddin Banten adalah seperti menelusuri lorong sejarah yang tidak redup oleh waktu, justru menyala sebagai lentera masa…
Read More »









