InspirasiKesehatan

Hasil Riset Menunjukkan, Wanita Lebih Prososial daripada Pria

Jika terganggu, wanita bisa lebih egois daripada pria

biem.co — Penelitian perilaku yang dilakukan oleh peneliti dari Zurich University, telah menunjukkan bahwa wanita lebih banyak menghabiskan uang untuk membantu orang lain daripada pria.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku ini, Soutschek, seorang ilmuwan syaraf dari Departemen Ekonomi Zurich University melihat bidang otak yang aktif saat keputusan semacam ini dibuat.

Mereka adalah orang pertama yang menunjukkan bahwa otak pria dan perempuan merespon secara berbeda terhadap perilaku prososial dan egois.

Perilaku prososial adalah hasrat untuk menolong orang lain tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri (Myers dalam Sarwono, 2002:328). Secara kongkrit, prilaku prososial meliputi tindakan berbagi (sharing), kerjasama (co-operation), menolong (helping), kejujuran (honesty), dermawan (generousity), serta mempertimbangkan hak dan kesejahteraan orang lain (Mussen dalam Dayakisni, 1988:15)

Dalam studi ini, para peneliti melihat reaksi striatum, kortex yang terletak di tengah otak, yang bertanggung jawab atas penilaian dan aktif setiap kali keputusan diambil.

Temuan ini menunjukkan striatum lebih kuat diaktifkan pada otak wanita selama keputusan prososial daripada terhadap keputusan egois. Sebaliknya, keputusan egois menyebabkan aktivasi striatum yang lebih kuat pada otak pria daripada keputusan prososial.

Pada percobaan lanjutan, peneliti memberikan obat tertentu untuk mengganggu striatum pada otak: hasilnya mengejutkan, dalam kondisi terganggu ternyata wanita berperilaku lebih egois, sementara pria menjadi lebih lebih prososial.

Hasil akhirnya mengejutkan para peneliti. Hasil ini menunjukkan bahwa otak wanita dan pria juga memproses kemurahan hati secara berbeda pada tingkat farmakologis (pemberian obat). Jadi meski wanita lebih prososial dari pria, saat striatum-nya terganggu wanita akan menjadi lebih egois.

Peneliti juga mengatakan, pada tingkat biologis terdapat korelasi yang negatif berlawanan, meski wanita lebih prososial akan tetapi ia lebih egois dan ingin dihargai. Berbeda dengan pria, meski ia lebih egois, sifatnya ini dilakukan sebagai bentuk prososial dan kepentingan bersama. (EJ)

Editor : Jalaludin Ega

Related Articles

Berikan Komentar