InspirasiKesehatan

Pakar Kanker: 70 Persen Generasi Milenial Akan Kelebihan Berat Badan

biem.co – Obesitas atau kelebihan berat badan rupanya menjadi salah satu persoalan yang cukup serius. Berdasarkan Data Riset Kesehatan Nasional (Riskesnas) tahun 2016, sebesar 20,7 persen penduduk Indonesia mengalami obesitas. Diketahui pula, bahwa Indonesia termasuk ke dalam 10 negara dengan tingkat obesitas tertinggi di dunia.

Bahkan, melansir Independent, para ahli menetapkan generasi milenial sebagai generasi paling gemuk. Pakar Kanker di Inggris memprediksi bahwa saat ini 70 persen generasi milenial yang lahir antara awal 1980-an hingga pertengahan 1990-an akan mengalami kelebihan berat badan atau obesitas pada usia 35 sampai 45 tahun.

“Ini berarti generasi milenial adalah generasi paling gemuk,” kata Cancer Research UK (CRUK). Hal ini tentunya menjadi peringatan besar, karena tanpa disadari, tingginya obesitas juga akan meningkatkan risiko terkena penyakit kanker.

Ternyata, setelah merokok, obesitas adalah penyebab kanker terbesar kedua. Dikutip dari berbagai sumber, penelitian lain juga menunjukkan hal serupa. International Agency for Research of Cancer (IARC) menganalisis lebih dari 1.000 penelitian epidemiologi yang mungkin memiliki kaitan dengan kelebihan berat badan dan beberapa jenis kanker. Mereka menemukan bukti bahwa kelebihan berat badan dapat berisiko lebih tinggi terhadap 8 jenis kanker.

Studi lainnya bahkan telah melakukan penelitian dengan menggunakan sistem pemodelan komputer untuk memprediksi dampak dari obesitas selama 20 tahun ke depan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan peningkatan jumlah orang obesitas akan berkontribusi terhadap 4,6 juta kasus tambahan penyakit diabetes tipe-2 dan 1,6 juta kasus tambahan penyakit jantung pada tahun 2035.

Salah satu teori menyebutkan mengapa obesitas dikaitkan dengan kanker karena obesitas dapat menyebabkan peradangan pada jaringan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko jaringan tersebut menjadi kanker. Oleh karena itu, gaya hidup sehat sangat penting, Sobat biem. (HH)

Editor : Redaksi

Related Articles

Berikan Komentar