HiburanKomunitas

Ikuti Audisi SUCI 8 Kompas TV, Ini Kata Mereka

biem.co – Menjadi idola adalah impian banyak orang, dan tak sedikit sebagian di antara kita yang berjuang untuk meraih kesuksesan di bidang industri hiburan, mulai dari mengikuti audisi di ajang kompetisi, membuat karya dengan unggahan YouTube, atau pun jalur lainnya. Nah, bagaimana nikmatnya ya, Sob, ketika setelah sukses, kita bekerja dengan hobi yang dibayar? Sobat biem pasti mau, kan? Sudah gitu kalian bisa dadah-dadah di televisi, “Mak, aku masuk tipi”, hehehe.

Sabtu lalu (03/03), baru saja terselenggara audisi ajang pencarian komika di kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) season 8 Kompas TV, dengan ratusan peserta yang berebut ‘golden ticket’ dari dua tangan juri sekaligus komedian kenamaan tanah air, seperti Pandji Pragiwaksono dan Indro ‘Warkop’.

Eits, ada saja lho, Sob, sebagian kecil di antara peserta yang ikut hanya sekedar coba-coba atau benar-benar ambisi. Seperti salah satu peserta ini, namanya Zulfikar Abdul Manaf, yang ditemui beberapa waktu lalu di area tunggu peserta SUCI 8 Kompas TV.

Peserta asal Cirebon ini mengaku, dirinya mengikuti audisi karena ingin terus mendalami tentang dunia komedi. Bahkan ketika datang ke Jakarta untuk mengikuti ajang pemilihan komika ini, ia mulai berangkat dari malam Sabtu. “Saking semangatnya karena termotivasi oleh bakat yang ada, walaupun tidak mengikuti komunitas regional atau pun kampus,” ucapnya.

“Gue mengikuti audisi ini yang pertama kalinya, tentu hal ini yang membuat percaya diri karena saat melihat peserta audisinya yang sangat banyak dan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kurang lebih peserta SUCI 8 tahun ini mencapai 800 peserta, dan kebanyakan dari kaum laki-laki,” jelasnya.

Zulfikar pun mengimbau kepada teman-teman yang mengikuti audisi gagal atau berhasil, mereka harus tetap semangat. “Jika berhasil, jangan lupa perjuangan yang dibangun bersama komunitas maupun teman-temannya,” tuturnya.

Hmm, tapi yang lolos ‘golden ticket’ belum tentu, lho, memiliki kesempatan atau keberuntungan seperti Latief Ikhsan, komika asal Tabanan, Bali ini. Ia sempat lolos audisi SUCI season 5 dan mendapatkan ‘golden ticket’, namun sayangnya dirinya tidak mendapatkan telepon dari panitia untuk masuk ke babak selanjutnya.

“Ketika itu saya nggak nyangka banget bisa dapet golden ticket, karena pertama kali ikut audisi. Jadi saya tidak menaruh ekspetasi tinggi. Justru setahun kemudian saya ikut lagi dengan ekspetasi akan dapet golden ticket lagi, eh malah nggak dapet sama sekali,” sesal Latief, saat diwawancarai oleh biem.co.

Pria kelahiran 17 Maret 1995 itu mengaku senang sekali saat itu, karena tujuan dirinya mengikuti audisi memang untuk masuk SUCI dan terkenal. “Walau saat tahu nggak ditelepon oleh kru ajang kompetisi itu, gue kecewa, tapi sadar saat itu merasa belum layak. Mungkin karena memang itu pengalaman pertama dan masih ada banyak kekurangan, salah satunya dari segi delivery,” terangnya.

“Buat komika yang lagi merintis, pesan gue rajin openmic Tentunya dan coba-coba aja ikut audisi. Walaupun nggak dapet, ya, jangan patah semangat,” tutup Latief. (Umin/Juanda/Dion)

Editor : Happy Hawra

Related Articles

Berikan Komentar