KabarTerkini

2020 Pemkab Serang Tuntaskan Ruang Kelas Rusak

KABUPATEN SERANG, biem.co – Upaya Pemkab Serang memperbaiki ruang kelas sekolah yang rusak mendapat dukungan oleh pemerintah pusat. Hal itu terwujud dengan dana bantuan Rp9,4 miliar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk perbaikan ruang kelas Sekolah Dasar di Kabupaten Serang.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menjelaskan, tahun 2018 akan merehabilitasi 350 ruang kelas yang berasal dari  APBD 128 kelas, Dana Alokasi Khusus (DAK) 70 kelas, Provinsi Banten 52  kelas, dan 100 ruang kelas dari Kemendagri.

“Tersisa 691 ruang kelas yang rusak dan kita targetkan tahun 2020 bisa diperbaiki semua kelas di Kabupaten Serang,” ungkapnya saat ditemui Peresmian Gedung Program Revitalisasi dan Rehabilitasi Ruang Belajar di SDN 1 Cikande, Kamis (19/04/2018). Terpantau, Sekretaris Jendral Menteri Pendidikan, Didik Suhardi, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, Dandim 06 02 Serang, Letkol CZI Harry Praptomo, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Asep Nugraha.

Ia juga menambahkan, Pemkab Serang juga akan mendorong perusahaan yang mengelola dana Corporate Social Responsbility (CSR) dan sumbangan dari orang tua siswa yang mampu untuk turut serta membantu.

”Perusahaan di Serang Timur sudah mengakses dunia pendidikan dan sumbangan yang dilakukan masyarakat bukan pungli selama dana tersebut dikelola orang tua secara transparan. Karena, potensi masyarakat juga sangat kuat,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekjen Kemendikbud mengatakan, Bupati Serang termasuk kepala daerah yang aktif koordinasi persoalan pendidikan dengan Kemendikbud dibandingkan kepala daerah lainnya.

“Kepala daerah lainnya hanya menerima bantuan saja. Ibu (Bupati Serang, red) sudah dua kali  datang ke kantor saya dan berdiskusi terkait pendidikan, sehingga perhatian khusus diberikan kepada kepala daerah yang aktif berkordinasi dengan kita,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Ia juga menuturkan, sekolah SDN 1 Cikande menjadi rujukan untuk menjadi model sekolah lain dengan klasifikasi lingkungan, kebersihan, kerapihan dan partisipasi masyarakat.

“Jika seluruhnya diberikan kepada pemerintah maka tidak akan mampu. Jadi kita libatkan masyarakat juga untuk turut serta peduli dengan sekolah,” katanya.

Selain itu,  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Asep Nugraha mengapresiasi atas bantuan yang diberikan Kemendikbud dan sebagai tindak lanjut, Dindik Kabupaten Serang akan mendata sekolah yang rusak.

“Kita optimalkan pendataan sekolah yang rusak agar bisa memanfaatkan bantuan ini secara optimal dan memenuhi target pada tahun 2020 menyelesaikan kelas yang rusak,” ujarnya. (firo)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar