KabarTerkini

Tak Terlihat Hilal, Pemerintah Tetapkan Awal Puasa Hari Kamis

biem.co — Pemerintah melalui Kementerian Agama baru saja selesai menggelar Sidang Isbat untuk menentukan jatuhnya awal puasa 1 Ramadhan 1439 H, Selasa (15/05). Berkaitan dengan hal tersebut, Konferensi Pers pun dilakukan pukul 18:53 WIB yang dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua MUI Abdullah Jaidi,  Ketua Komisi 8 DPR RI Ali Taher, dan Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, menuturkan bahwa pihaknya telah mendapatkan paparan dari Cecep Nurwendaya, salah seorang anggota Tim Hisab Ruqyat Kemenag mewakili Planetarium Jakarta tentang posisi hilal pada sore hari tadi, yang tidak hanya dlihat dari seluruh penjuru tanah air, tapi juga dari berbagai wilayah di dunia ini.

“Dalam Sidang Isbat, kami menerima laporan terkait dalam dua hal. Pertama, posisi hilal pada sore hari ini, dan yang kedua laporan dari sejumlah pelaku ruqyatul hilal yang pada tahun ini diselenggarakan di 95 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” tuturnya.

Terkait dengan hilal, ia menyatakan bahwa posisi hilal di seluruh Indonesia masih di bawah ufuk, yaitu berkisar antara -1°36 menit – 0° 2 menit. Sementara dari pelaku ruqyatul hilal, Lukman menyampaikan bahwa sampai dengan Sidang Isbat berlangsung, dari 32 kesaksian pelaku ruqyatul,  tidak satupun berhasil melihat hilal.

“Dengan dua hal tadi, perhitungan hisab dan hasil ruqyatul hilal, maka sebagaimana ketentuan yang selama ini kita pegangi dari Fatwa MUI, bulan Sya’ban kita genapkan dengan cara istiqmal menjadi 30 hari. Maka hari ini adalah tanggal 30 Sya’ban. Dengan demikian, maka 1 Ramadhan 1439 H jatuh pada hari Kamis, 17 Mei 2018,” pungkasnya. (HH)

Editor : Redaksi

Related Articles

Berikan Komentar