HiburanOlahraga

Hadapi Inggris di Semifinal, Subasic Tegaskan Tidak Ingin Menyerah

biem.co – Usai Perancis memastikan diri melenggang ke babak final dengan menaklukan Belgia 1-0. Kini, di partai kedua semi final Piala Dunia 2018 Rusia, Inggris jumpa Kroasia yang berlangsung di Stadion Luzhniki, Moskow.

Kroasia yang unggul atas tuan rumah Rusia dengan drama adu pinalti, akan menghadapi tim favorit Inggris dengan pola permainan kick and rush. Danijel Subasic, salah satu pahlawan kroasia dengan penyelamatan drama adu pinalti ini menegaskan tidak akan menyerah dalam menghadapi pasukan Three Lions.

Seperti filansir dari situs resmi FIFA, tidak sedikit warganet maupun pendukung yang merasa Subasic, menjaga clean sheet dalam dua penampilannya di babak penyisihan grup, melawan Nigeria dan Lionel Messi.

“Saya mulai melakukan pemanasan sebelum kick-off dan saya merasakan sakit di otot,” kata Subasic kepada FIFA.com setelah thriller di Fisht Stadium.

“Fisioterapis saya memijat kaki saya sedikit dan melihat saya bisa bermain,” ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, saya merasakan sakit lagi, tetapi saya tidak ingin menyerah. “Saya tahu bahwa pelatih membutuhkan substitusi lain. Selama istirahat, tukang pijat melakukan beberapa pekerjaan cepat dan, seperti mobil Formula Satu setelah pit-stop, saya sama baiknya dengan yang baru,” terangnya.

“Ini musim yang panjang, tetapi Anda bermain di semifinal Piala Dunia sekali seumur hidup dan tidak ada artinya menyerah sekarang,” jelasnya.

Lawan Kroasia di Moskow adalah Inggris, dan diakui Subasic, menikmati bentrokan itu. “Inggris memiliki pemain hebat – mereka adalah tim yang luar biasa,” katanya.

“Mereka memiliki banyak pemain muda, tetapi mereka benar-benar bagus, cepat, mereka bermain untuk klub-klub hebat. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi kami, hebat tantangan,” ujarnya.

“Kami tidak begitu peduli dengan siapa kami bermain atau siapa yang menjadi favorit. Penting bagi kami untuk melakukan yang terbaik di lapangan, lakukan saja yang terbaik dan berakhir bagaimana itu berakhir,” ungkapnya.

“Beberapa pribadi saya, tujuan hidup adalah bermain di Piala Dunia dan terutama ini: untuk memainkan peran penting dalam permainan. Saya telah bekerja keras di klub saya untuk mencapai level ini, dan sekarang saya menikmatinya. Biarkan cerita ini berlangsung!” tutupnya. (Dion)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Related Articles

Berikan Komentar