InspirasiSosok

Enjum Jumhana: Kunci Sukses itu Rida Kedua Orangtua

biem.co – “Sukses”. Kata itulah kiranya yang dapat mendeskripsikan harapan setiap orang dalam menggapai cita-citanya. Sobat biem juga pasti setuju, dalam harapan setiap orang, kata “sukses” pasti akan di letakkan di akhir tujuan.

Meski dalam prakteknya perspektif tentang kesuksesan setiap orang berbeda-beda, – tidak diterima secara umum – setidaknya parameter semua kesuksesan adalah pencapaian keberhasilan.

Dalam buku “Si Anak Singkong”, The CEO of TransCorp, Chairul Tanjung pernah mengatakan bahwa kesuksesan yang ia raih sampai hari ini tidak hanya Ia dapat dengan kerja keras dan disiplin semata. Bukan juga karena banyaknya koneksi dan pengalaman, atau karena jenjang pendidikan yang tinggi. Menurutnya, rahasia terbesar kesuksesannya ada pada restu orangtuanya. “Muliakan orangtua!” Pesannya.

Ya! “Rida orang tua adalah rida Tuhan“, senada dengan CT, begitulah juga kiranya prinsip yang selalu dipegang sosok yang satu ini, Enjum Jumhana, dalam kiprah karirnya.

Pria dengan background ilmu hukum bisnis ini memulai karirnya dari nol. Bekerja di salah satu perusahaan perbankan milik pemerintah (BUMN) selama 25 tahun, kemudian mengabdikan dirinya untuk perusahaan milik daerah, hingga berada pada puncak karirnya saat ini menjadi Direktur Utama salah satu BUMD di Kabupaten Pandeglang.

Pelantikan Pejabat PD Pandeglang Berkah Maju/ (Foto. Ist)

Namun tentu saja, kiprah yang dilaluinya tidak semulus yang orang lihat. Menurutnya banyak sekali rintangan yang Ia hadapi.

“Berangkat dari basic Ilmu Hukum Bisnis, selama 25 tahun saya bekerja di Bank Rakyat Indonesia, empat tahun di PT Jamkrida Banten dan Sekarang diberi amanah menjadi Direktur Utama PD. Pandeglang Berkah Maju (PBM). Semua yang saya lalui tidaklah mulus, banyak rintangan yang saya hadapi, tapi saya tidak bisa menceritakan detail hal-hal yang saya hadapi. Pada intinya tidak ada jalan mulus menuju goal (kesuksesan)”, ungkapnya.

Sama seperti semua kisah orang-orang sukses dalam merangkai perjalanan karirnya, Enjum juga mengaku pernah mengalami hal terpahit dalam karirnya.

“Ya, dulu saya pernah mengalami semacam fitnah begitu ketika bekerja di salah satu bank milik pemerintah, tapi ya, semua orang juga pasti punya pengalaman terburuk dalam hidupnya, karena hidup juga sudah diatur yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Sesi foto pasca Pelantikan Pejabat PD Pandeglang Berkah Maju bersama Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita/ (Foto. Ist)

Pria enerjik yang juga putera daerah Pandeglang tersebut mengatakan bahwa amanah yang diembannya menduduki posisi tertinggi di salah satu BUMD ini sedang menuju 100 hari, dan dirinya berharap dalam rentang waktu tersebut terlihat pergerakan kemajuan.

“Saya masuk BUMD pada periode kedua. Meski kurang terkenal, BUMD ini sudah terbentuk 4 tahun lalu. Saya dipanggil karena dinilai dapat menguasai kultur daerah. Namun, siapapun yang menduduki kursi tersebut perlu paham potensi daerah,” paparnya.

Foto bersama keluarga. Menurut Enjum, Keluarga adalah prioritas utama dalam hidup/ (Foto. Ist)

Sebagai putra daerah dirinya mempunyai motto “membangun lumbung sendiri, mengelola lumbung sendiri, dan menghormati lumbung sendiri”.

Selain menjadi Direktur Utama PD PBM, kepada kru biem dirinya mengaku mengisi aktivitasnya dengan bertani, berdagang, serta menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Kota Serang.

“Kalau saya diminta memilih mana yang paling saya fokuskan pada aktivitas-aktivitas tersebut, ya sama rata, saya fokus pada semuanya, karena ini juga saling berkaitan satu sama lain,” tuturnya.

Untuk anak-anak muda Banten, Enjum berpesan, menurutnya, meski pendidikan, skill, dan networking adalah tiga hal yang menjadi penentu kesuksesan setiap orang, jangan lupakan rida orangtua, karena padanya tentu saja terdapat rida Tuhan Yang Maha Kuasa. (IY)

Editor : Jalaludin Ega

Related Articles

Berikan Komentar