TeknologiTutorial

Tips Merawat Baterai Laptop Agar Tetap Awet

biem.co – Sobat biem pengguna gadget, laptop atau sejenisnya? Di era kecanggihan teknologi saat ini, pekerjaan kita pasti nggak terlepas dari perangkat elektronik ya, Sob, mungkin salah satunya laptop.

Tapi perlu diingat, Sob. Setiap penggunaan perlu sekali diperhatikan perawatannya, termasuk baterai. Kali ini biem.co akan berbagi tips bagaimana merawat baterai laptop.

biem.co berkesempatan bertemu Arsan, teknisi komputer BSC Center dan ia menyempatkan sharing tentang perawatan baterai laptop dan sejenisnya, loh. Simak yuk, cekidot!

Kata Arsan, untuk ketahanan baterai, disarankan kalau sudah penuh sebaiknya langsung cabut.

”Jangan sudah penuh, masih dicas (red: charge) dan terus digunakan, karena voltase dari listrik ke mesin nanti nggak seimbang,” ucapnya.

“Efek keseringan dicas, nanti lebih ke baterai, sama halnya dan nggak beda jauh dari handphone. Kinerja sama dalam pengisian baterai laptop sejenisnya dan handphone, cuma bentuknya saja berbeda,” terangnya.

Dan baterai, lanjutnya, kualitasnya bisa dicek di aplikasi baterai view level.

“Semakin persennya naik atau tinggi itu semakin jelek,” imbuhnya.

“Usahakan ngecas disesuaikan dengan waktu, dan harus dirawat. Ada sesuatu penilaian yang salah dari perawatan baterai laptop, jika laptop digunakan di rumah lebih baik cabut baterai diganti dengan dicas, itu salah besar,” tegasnya.

Takutnya, terus Arsan, jika melalui cas listrik tanpa baterai, nanti suatu saat mati lampu, laptop akan berpengaruh ke mesinnya. “Jadi nggak ke handle oleh baterai,” tambahnya.

“Nah, ada lagi kalau baterai nggak dipakai dalam jangka waktu lama biasanya akan low karena butuh asupan energi. Jadi ada trik jika laptop atau sejenisnya ingin tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama. Kita harus cas baterai dengan tepat 40 persen,” ungkapnya.

“Nggak boleh kurang atau lebih, karena itu batas aman dalam skala batas waktu panjang. Kalau diperhatikan, entah mau membeli handphone atau laptop baru, biasanya kalau dipasang baterai atau dinyalakan pasti bawaan dari pabriknya 40 persen.      Itu untuk menjaga stabilitas baterai,” tutupnya. (Dion)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Related Articles

Berikan Komentar