KabarTerkini

Ade Wahyudi: Mahasiswa Harus Menjadi Pelaku Industri Kreatif

KOTA SERANG, biem.co — Industri kreatif merupakan sektor yang dipandang sebagai sebuah proses serta sebuah usaha yang bersumber dari kreativitas masing-masing individu.

Hal tersebut diungkapkan Deputi Ekonomi Kreatif BCC 2017, Ade Wahyudi, usai mengisi acara pada kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) yang diselenggarakan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Banten, Senin (08/10).

Ade mengatakan, mahasiswa mempunyai peranan dalam industri kreatif, di mana mahasiswa harus menjadi pelaku industri kreatif tersebut.

“Bukan mahasiswa malah menjadi bagian dalam kategori tenaga kerjanya. Tapi, sebagai pemiliknya,” kata Ade kepada biem.co.

Menurutnya, untuk di Banten sendiri belum ada platform yang kuat serta belum mempunyai legal standing yang jelas terkait ekonomi kreatif.

“Ini masih bersandar dengan beberapa dinas. Tapi, yang jelas di Banten sendiri banyak SDM yang kreatif, hanya saja saya nggak tau di mana kuncinya agar semua seniman, semua kreator itu bisa satu panggung. Sejauh ini saya merasa belum melihat hal tersebut,” jelasnya.

“Menurut saya pribadi, pemerintah yang bisa mencairkan. Kita tidak bisa menafikkan peranan yang bisa merangkul semuanya. Kita perlu melebur dan tidak bisa untuk bergerak masing-masing,” imbuhnya.

Di samping itu, kampus sebagai lokomotif yang di dalamnya banyak anak-anak kreatif serta brilian, Ade menyebut bahwa kampus harus bisa menjadi akselerator.

“Menjaringnya, ya, lewat UKM, di situ banyak orang-orang yang mempunyai prestasi tapi tidak terdeteksi, misalkan Koperasi Mahasiswa. Nah, itu yang menjadi salah laboratorium untuk mereka yang ingin berkecimpung di dunia usaha dan bisnis. Atau misalkan UKM Pecinta Alam, yang mana bisa menjadi laboratorium untuk menciptakan orang-orang yang bisa menghasilkan suatu produk yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan,” pungkasnya. (iqbal/red)

Editor : Happy Hawra

Related Articles

Berikan Komentar