KabarTerkini

Banten Peringkat 1 Pengangguran, S.W.O.T: Pemda Seharusnya Prioritaskan Kaum Pribumi untuk Bekerja

KOTA SERANG, biem.co – Atas dasar meningkatnya angka pengangguran di Provinsi Banten yang meyebabkan Provinsi Banten menduduki peringkat pertama di Indonesia dengan jumlah pengangguran terbanyak, Serikat Mahasiswa Sosialis Demokratik (S.W.O.T) lakukan aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kamis (15/11).

Hasil pantauan kru biem, masa aksi yang terhitung puluhan orang tersebut mencoba membuka gerbang yang dijaga ketat puluhan personil kepolisian agar dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim.

Dalam rilis yang diterima kru biem, masa aksi tersebut menuntut agar:

  1. Disediakannya lapangan pekerjaan untuk rakyat Banten
  2. Stop tenaga asing
  3. Tindak tegas pelaku komersialisasi pabrik

Dalam rilisnya juga disebutkan bahwa dengan Provinsi Banten menduduki nomor satu tinggat pengangguran tertinggi dengan persentase angka yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 8,52.% tersebut menjadi tamparan keras bagi Banten sendiri.

Sementara itu disebutkan juga bahwa persoalan pengangguran merupakan persoalan fundamental yang menjadi alat ukur untuk kesejahteraan masyarakat.

Korlap Aksi Atma Jaya menuturkan dari 14 ribu indusri yang bercokol di bumi jawara ini, Pemerintah Daerah seharusnya memprioritaskan kaum pribumi untuk bekerja.

“Kebijakan untuk menyerap pribumi untuk bekerja itu kami rasa amat mudah lewat penekanan-penekanan terhadap perusahaan. Hari ini yang terjadi adalah  liberalisasi tenaga kerja yang diserap diberbagai daerah sehingga orang-orang pribumi menjadi penonton belaka diwilahyahnya sendiri,” tuturnya. (Iqbal)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Related Articles

Berikan Komentar