KabarTerkini

Prodi Manajemen FEB UNSERA Gelar FGD Pembaharuan Kurikulum

Implementasi Revolusi Industri 4.0 dalam Kurikulum Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSERA

KOTA SERANG, biem.co — Universitas Serang Raya (UNSERA) Prodi Manajemen melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Tinjauan dan Perubahan Kurikulum Program Studi Manajemen, bertempat di lantai 01 Gedung Universitas Serang Raya Jl.Raya Serang-Merak Km.5 Serang. Kamis (10/01).

Acara yang dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Denny Kurnia itu dihadiri para pengguna (User) diantaranya Rudianysah Thoyib dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Provinsi Banten, Bank Tabungan Negara Syariah Cilegon diwakili oleh Agus Triatmadja, Denny Saputera dari PT. Cipta Panel Buana, serta perwakilan dari Alumni  oleh Enji Azizi dan Dicky Semangat para dosen dalam Focus Group Discussion (FGD)  tersebut tercermin dalam suasana keakraban dalam memetakan kurikulum yang lebih kontemporer.

Pada pembukaan Denny Kurnia menuturkan bahwa tujuan dari Focus Group Discussion (FGD) ini untuk mengetahui sejauhmana aplikasi pendidikan dan akademik yang dilakukan oleh UNSERA di dunia kerja, sehingga lulusan yang akan dihasilkan sudah siap menuju era industri 4.0, sesuai yang ditetapkan UU No.12 tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, dan Permendikbud No.73 Tahun 2013 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT)

Sementara Rudianysah Thoyib dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, memaparkan penjelasan mengenai strategi link and match perguruan tinggi dan industri. Dunia entrepreneur salah satunya Bisnis ritel dan Star-up yang lebih sangat pesat, sehingga dunia pendidikan harus melakukan lebih besar daya dukung terhadap dunia industri, dan diharapkan perguruan tinggi belajar lebih banyak mengenai pola industri dengan program pemagangan bagi mahasiswa.

Di dunia industri perbankan sudah masuk era digitalisasi dan sudah memasuki era 4.0 untuk karyawan dituntut untuk sesuai dengan prosedur dan wawasan kepengetahuan perbankan konvensional maupun syariah, keterampilan bahasa asing serta pembentukan relasi sangat dibutuhkan guna penciptaan pasar yang lebih besar, sehingga perguruan tinggi  juga mampu mengakomodir kebutuhan pasar perbankan yang lebih spesifik.

Pandangan juga diberikan oleh para Dosen Manajemen dan Pendidikan Agama Islam berkaitan dengan pembentukan soft skill, Integritas serta kompetensi yang sesuai dengan visi misi serta Iman dan Takwa.

Focus Group Discussion (FGD), merumuskan beberapa materi yang akan ditindaklanjuti guna kepentingan dunia industri, entrepreneur, dunia akademis, khususnya pembaharuan kurikulum, dengan cara mengusulkan dan menindaklanjuti dengan memohon fasilitas tambahan labolatorium bahasa, Labolatorium e-commerce dan digitalisasi ke pemangku kebijakan di lingkungan Pendidikan Tinggi Unsera.

Langkah lain juga yang segera dilakukan oleh prodi manajemen yaitu melakukan kesepakatan dengan beberapa pihak pengguna serta update para alumni dalam memberikan materi dan informasi dilapangan dan mengikutsertakannya sebagai Dosen Tamu, pemateri diskusi panel, seminar maupun acara-acara lainnya.

Sehingga diakhir, lulusan Unsera Prodi Manajemen yang akan diserap dan dibutuhkan oleh dunia industri mempunyai dampak “Outcome” dalam partisipasi di dunia industri dan entrepeneur, sehingga dengan pembaharuan ini lulusan dari UNSERA khususnya prodi manajemen mempunyai kompetensi dan ciri khas tersendiri. (IY)

Editor : Irwan Yusdiansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar