KabarTerkini

Pegawai Kelurahan dan Kecamatan Walantaka Minta Kenaikan Honor

KOTA SERANG, biem.co – Pegawai honor di kelurahan dan Kecamatan Walantaka meminta kenaikan honor. Permintaan kenaikan honor tersebut disampaikan saat Walikota Serang Syafrudin melakukan kunjungan kerja (kunker) program 100 hari walikota dan wakil walikota ke Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa (22/01).

Tujuan kunker tersebut salah satunya untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Staf di Kelurahan Walantaka, Sapta Mulyana, mengatakan, permintaan kenaikan honor ini karena menyangkut kesejahteraannya.

“Honor yang saya terima ini sekarang ini cuma Rp850 ribu per bulan. Ini belum sesuai dengan tanggungjawab saya di kelurahan,” ujar Sapta, pada saat dialog terbuka dengan Pemkot Serang.

Oleh karena itu dirinya berharap kepada masa kepemimpinan walikota dan wakil walikota yang baru ini agar kenaikan honor ini dapat dimasukkan ke dalam program kerja 100 hari.

“Kami mohon kepada walikota dapat memberikan kebijakan. Kami meminta honornya setara UMK karena honor staf desa aja Rp1,5 juta. Selain itu kita juga belum punya BPJS. Bagaimana kalau kami sakit. Naudzubillah ya,” tuturnya.

Mengomentari hal tersebut, Walikota Serang Syafrudin, menyatakan, pihaknya berjanji akan menaikkan honor untuk pegawai di kecamatan, kelurahan, dan kader PKK se-Kota Serang.

“Kalau kenaikan saya kira itu sudah merupakan program ya ga mungkin akan stagnan terus. Mungkin tahun depan kita akan diagendakan dan akan kami musyawarahkan, untuk bisa honor-honor yang di kelurahan, kecamatan, dan kader PKK akan dinaikkan,” ujar Syafrudin.

Sementara Asda I Pemkot Serang Nanang Saefudin, mengatakan Pemkot Serang tidak hanya memperhatikan para pegawai honor tapi juga jasa para guru ngaji, marbot, dan pemandi jenazah pun akan diberikan honor pada tahun yang akan datang karena bagaimana pun mereka semua merupakan ujug tombak masyarakat Kota Serang.

“Tentu akan kami perhatikan. Saya setuju. Kenaikan itu kan berbanding lurus dengan pendapatannya. Insya Allah tahun 2019 kita anggarkan untuk honor guru ngaji dan marbot, pemandi jenazah, harus ada kadeudeuh (rasa sayang-red) dari pemkot. Doakan saja,” ucapnya. (IY)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Back to top button