KabarTerkini

Jumsih, Walikota Serang dan Masyarakat Bersihkan Sampah Liar di Kelurahan Penancangan

KOTA SERANG, biem.co — Realisasikan kota Serang bersih dari sampah liar, Walikota Serang, beserta jajaran, dan masyarakat lakukan Jumat bersih (Jumsih) di Kampung Baru, kelurahan Penancangan, Kecamata Cipocok, Kota Serang. Jumat (01/02).

Sekira pukul 08:30 kegiatan Jumsih yang difokuskan membersihkan pembuangan sampah liar dilaksanakan. Terpantau kru biem.co antusias warga dan petugas serta walikota ikut membersihkan sampah tersebut untuk kemudian di angkut. Satu Alat berat excavator (Beko) ikut diturunkan mengingat sampah menumpuk.

Walikota Serang, Syafrudi, mengatakan di sela-sela kegiatan, bahwasannya hari ini merupakan gerakan Jumsih yang masuk dalam program 100 hari kerja.

“Hari ini, hari Jumat ini dalam rangka Jumat Bersih, kemudian dikaitkan pula dalam program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Wali Kota Serang dan program hadapi Adipura. Mebersihkan pembuangan sampah liar di Kampung Baru, kelurahan Penancangan ,” ucapnya kepada biem.co

“Dalam 100 hari kerja antara lain, yang pertama penataan PKL, yang kedua juga kelancaran lalu lintas di Trondol, dan yang ketiga membersihkan sampah-sampah liar yang ada di wilayah Kota Serang, salah satunya disini yang sedang kita kerjakan,” tambahnya.

Syafrudin berharap setelah di bersihkannya pembuangan sampah liar, warga tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Setelah di bersihkan, warga tidak lagi buang sampah disini, nanti akan di awasi. Akan tetapi jika ingin di fasilitasi untuk warga membuang sampah, nanti LH (Dinas Lingkungan Hidup-red) akan menyimpan kontainer, silahkan lurah koordinasi dengan LH, untuk teknisnya” imbuhnya.

Sementara itu Plt. Kepala DLH Yudi Suryadi mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan lurah, guna permasalahan sampah cepat ditanggulangi.

“Yang pertama kita harus koordinasi dengan pak lurah, pak RT dan RW untuk bermufakat berkaitan bilamana belum ada TPS, kita siapkan bak kontainer, nanti yang penting kesiapan warganya bila mana ingin di angkut harus membayar retribusi, tidak besar hanya Rp5.000/ rumah dalam satu bulan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Penancangan, Kasmin, akan segera bermusyawarah dengan warga.

“Nanti di awasi, terutama melibatkan RT/RW untuk dipasang spanduk untuk tidak membuang sampah disitu,” imbuhnya

“kemudian warga juga sudah siap untuk dibuatkan TPS yang baru, nanti setelah dana kelurahan ada, pembuatan TPS di prioritaskan dan per RW akan di buatkan TPS juga. Untuk retrubisi masyarakat sudah siap,saya sudah koordinasikan dengan RT/RW,” tutupnya. (IY)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar