Kabar

Status GAK Turun, Tatu Berharap Bisa Berdampak Positif pada Pariwisata

KABUPATEN SERANG, biem.co — Pemerintah Kabupaten Serang menyambut baik penurunan status Gunung Anak Krakatau. Penurunan status ini diharapkan dapat mendobrak jumlah kunjungan wisatawan.

Berdasarkan data hasil pemantauan Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BPVMG), status Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda mengalami penurunan dari level 3 Siaga menjadi level 2 Waspada. Penurunan status ini berlaku sejak Senin (25/03/2019) kemarin.

Menurut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, penurunan status pada Gunung Anak Krakatau ini dapat memberikan dampak positif terhadap jumlah kunjungan wisatawan.

“Dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, kami akan memanfaatkan kondisi ini dengan sebaik-baiknya. Salah satunya yakni dengan mengakomodir seluruh kegiatan kedinasan ke titik lokasi terdampak bencana tsunami untuk membangkitkan roda perekonomian masyarakat terdampak bencana,” ungkap Tatu.

Sementara itu, Camat Cinangka Deni Firdaus berharap perekonomian dan pariwisata di kawasan Cinangka bisa kembali bangkit.

“Status Gunung Anak Krakatau turun itu memberikan angin segar untuk kembali membangkitkan perekonomian masyarakat pasca tsunami akhir tahun 2018 lalu,” katanya.

Menurut Deni, aktivitas masyarakat saat ini sudah mulai normal, meski tidak begitu signifikan, terutama aktivitas di kawasan pantai. Namun kunjungan wisatawan sudah mulai ada seiring banyak travel dan hotel yang dikunjungi untuk ke kawasan Cinangka.

“Diharapkan kedepannya bisa lebih baik lagi terkait pariwisata yang ada tersebut. Dan masyarakat yang terdampak tsunami masih ada yang trauma, namun tidak begitu banyak. Semoga kedepannya kegiatan dan aktivitas masyarkat kembali normal seperti sediakala,” pungkasnya. (firo/red)

Editor : Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar