Film & Musik

‘Fasepilu’, Pendewasaan Band Mejiku dalam Bermusik

KOTA SERANG, biem.co – Hampir tujuh tahun, grup band Mejiku merambah industri musik lokal. Namun dalam perjalanannya, band asal Kota Serang ini telah berulang kali melakukan pergantian personel dan genre musik.

Cukup panjang bagi Mejiku melakukan pencarian jati diri tersebut. Hingga akhirnya perilisan single perdana berjudul Fasepilu menjadi debut pendewasaan band yang kini digawangi Haikal Ramadhan (vokalis), Fikri Arkaan (drum), Lintang Adya Noviandi (bass), M. Rizal Kurnia (keyboard), Muhammad Agum (gitar), dan Ade Prasetio (terompet) itu.

Lagu Fasepilu yang ditulis oleh Haikal Ramadhan ini telah rilis di platform Soundcloud dan YouTube pada Maret 2019 lalu. Dikatakan Lintang Adya Noviandi, lagu ini bercerita tentang usaha seseorang untuk melupakan mantan kekasih.

“Lewat lagu ini, kita mau bangkitin orang-orang yang lagi berusaha move-on. Kita tuh punya banyak teman yang bisa bantu kita biar enggak sedih terus, biar kita keluar dari zona terpuruk,” ungkap Lintang kepada biem.co saat ditemui usai mengisi acara di salah satu kampus di Kota Serang, baru-baru ini.

Tak hanya menjadi single, rupanya Fasepilu juga akan dibawa Mejiku ke dalam sebuah mini album yang berisikan enam lagu unggulan.

“Mini album Fasepilu ini bisa dibilang pendewasaan kami di dunia industri musik. Karena kami kan sebelumnya lagi nyari jati diri, jadi lagu-lagu di album ini tentang fase hilang arah sampai ketemu hal baru yang nyaman,” ujar Arkaan, sang drummer.

Selain mempersiapkan mini album dan video klip single Fasepilu, Mejiku kini tengah rutin melakukan cover lagu-lagu yang hits.

“Targetnya ingin naikin nama kita. Zaman sekarang kan banyak band indie yang naik dari media sosial. Nah, kita ingin manfaatkan fasilitas itu,” tutur Ade, personel termuda band Mejiku.

“Kita juga pengen dikenal lebih luas lagi, bukan hanya di kalangan milenial saja,” tambah Rizal, pemain keyboard. (hh)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar