Kabar

Jumlah Pengidap Kusta di Kota Serang Tinggi

KOTA SERANG, biem.co — Sebanyak 16 kasus pengidap kusta ditangani oleh Puskesmas Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Kusta merupakan penyakit yang terjadi karena infeksi pada saraf dan kulit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang bisa menyebabkan kecacatan fisik. Penyakit kusta dapat menular melalui pernapasan, udara, dan kontak langsung dengan penderita yang belum terobati.

Kepala Puskesmas Banjar Agung, Rosidah mengatakan, ada sekitar 16 penderita kusta yang ditangani oleh Puskesmas Banjar Agung.

“Dengan angka pengidap tersebut harus sudah di eliminasi. Ada lima pengidap saja sudah tinggi, apalagi sampai 16 orang yang mengidap,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/09/2019).

Rosidah menuturkan tingginya angka tersebut berdasarkan hasil kerja dari Tim Puskesmas Banjar Agung yang melakukan peninjauan langsung ke lingkungan masyarakat.

“Pengidap kusta itu kebanyakan susah untuk diajak berobatnya, karena yang mereka rasakan tidak sakit, dan tidak mengetahui apa itu kusta dan apa bahayanya. Makanya kami blusukan jemput bola ke masyarakat dan sekaligus lakukan sosialisasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rosidah menuturkan penyakit kusta bisa menular melalui kontak fisik dan udara.

“Kusta ini menular loh. Penyakit tersebut menular melalui kontak fisik dan pernapasan, ya walaupun efek menularnya bisa sampai 3-4 tahun, tergantung dari daya tahan tubuh seseorang yang terpapar. Dan yang paling beresiko terpapar itu keluarga dan tetangga atau orang terdekat, maka dari itu kami juga lakukan pemeriksaan kepada keluarga terdekat,” jelasnya.

Ia juga mengimbau untuk masyarakat yang mengidap kusta untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat.

“Yang mempunyai ciri-ciri seperti panu dan mati rasa, tidak bisa merasakan perubahan suhu hingga kehilangan sensasi sentuhan dan rasa sakit pada kulit. Segera lakukan pemeriksaan, berobatnya gratis di Puskesmas,” tandasnya. (iy)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *