Kabar

Kumala PW Serang Soroti Kinerja Wahidin-Andika

KOTA SERANG, biem.co — Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) melakukan aksi unjuk rasa di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kamis (24/02/2021).

Dalam aksinya mereka berorasi secara silih berganti, dan membawa banner yang bertulis “Salila 4 tahun WH-Andika kamana bae” yang dalam arti bahasa Indonesia “selama 4 tahun WH-Andika kemana aja”.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Fauzi mengatakan, hampir 4 tahun WH-Andika memimpin Banten tetapi belum ada kemajuan dan perubahan malah mengalami kemunduran.

“Visi dan misi WH-Andika yang tidak berjalan dengan baik padahal masa jabatannya hampir selesai,” tuturnya saat berorasi.

Kumala juga menilai bahwa banyak persoalan yang perlu di benahi mulai dari, pendidikan, pengangguran, kemiskinan, infrastuktur dan ekonomi yang jauh dari harapan masyarakat.

“Angka pengangguran yang tinggi sampai saat ini banten menempati peringkat 1 pengangguran terbanyak, penduduk miskin di Banten pada bulan Maret 2020 aja mencapai 5,92 % atau sebanyak 775.900 jiwa, dan sekarang Banten menempati peringkat ke-8 sebagai daerah paling banyak kemiskinan,” sambungnya.

Lebih lanjut, menurut Fauzi problematika tersebut seharus nya tidak ada di Banten. “Kami menilai WH-Andika tidak punya arah dan tujuan dalam memimpin Banten. Terbukti sampai saat ini janji politiknya belum berjalan dengan baik,” tegasnya.

Dalam unjuk rasa tersebut mereka juga menuntut kepada WH-Andika untuk segera melakukan pembenahan.

Ini tuntutan tegas Kumala Perwakilan Serang untuk WH-Andika:

  1.  Entaskan kemiskinan di Provinsi Banten;
  2. Perbaiki garis intruksi dan koordinasi antar Kabupaten/Kota dan Provinsi dalam menuntaskan permasalahan yang ada di Provinsi Banten;
  3. Berikan akses kemerataan terhadap pendidikan SMA/SMK dan SKH di Provinsi Banten;
  4.  Perbaiki infrastruktur pasca bencana di Kabupaten Lebak;
  5. Bangun segera rumah layak huni untuk korban bencana di Kecamatan Lebak Gedong Kabupaten Lebak;
  6.  Seriuskan penanganan Covid-19 di Provinsi Banten;
  7. Tolak insentif satgas yang diberikan kepada ASN Provinsi Banten. (Ar)

Editor : Esih Yuliasari

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button