Inspirasi

Hari Tanpa Belanja, Apa Kata Mereka?

KOTA SERANG, biem.co – Hari Tanpa Belanja yang diperingati setiap 26 November 2021 nampaknya masih belum akrab di telinga masyarakat dibandingkan hari-hari besar lainnya.

Sebenarnya Hari Tanpa Belanja muncul sebagai aksi protes terhadap konsumerisme yang berlebihan. Momen itu diharapkan dapat membuat kita menahan diri untuk tidak berbelanja.

Tentu saja ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan, karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat untuk membeli berbagai macam barang, mulai dari yang benar-benar dibutuhkan maupun yang tidak.

Hari Tanpa Belanja ditujukan juga untuk mengurangi limbah yang terjadi akibat belanja online. Nah, kira-kira bagaimana, ya, tanggapan orang-orang tentang Hari Tanpa Belanja? Dalam kesempatan ini, biem.co mewawancarai dua orang mahasiswa.

Ada Ubaydillah (22), mahasiswa Universitas Serang Raya (Unsera) Semester 7 yang memberikan tanggapannya. Ia mengaku setuju dengan kehadiran peringatan tersebut.

“Sebenarnya saya kurang tahu kalau ada Hari Tanpa Belanja ini, tapi setelah saya tahu jadi paham maksud dari ini semua. Di mana kita diajarkan untuk menghemat, tidak boros dan mengurangi pengeluaran untuk satu hari aja,” kata Ubaydillah, Jumat (27/11/2021).

“Bagus lah, saya juga kan mahasiswa nih, yang namanya belanja mah ya suka, tapi enggak terlalu sering banget, kecuali memang barang yang dibeli sangat dibutuhkan,” sambungnya.

Menurutnya, kurangnya kesadaran diri untuk tidak berbelanja menjadi salah satu faktor untuk terus menerus menghabiskan uang di berbagai e-commerce yang ada.

Namun, Salma Yusriyah (19), mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Banten Semester 3 justru menanggapi ini dengan kurang setuju.

“Balik lagi sih, ya, karena saya perempuan, suka banget yang namanya belanja. Bisa saja saya setiap hari itu check out barang. Kadang memang butuh, kadang juga ya iseng aja” terangnya.

Ia mengaku tak terpengaruh dengan kehadiran perayaan Hari Tanpa Belanja untuk tidak berbelanja di hari tersebut.

“Karena ya tadi, sudah menjadi kebiasaan dan hobi mungkin, ya. Dan karena banyak penawaran spesial juga yang ditawarkan berbagai e-commerce, siapa sih yang enggak tertarik? Ditambah lagi gratis ongkir, diskon di mana-mana,” ujar Salma. (red)


Ditulis oleh Triwahyu Meilingga, Mahasiswa KKP Unsera.

Editor: Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button