KOTA SERANG, biem.co – Dari desa dan kelurahan, nilai kesetiakawanan sosial tumbuh dan dijaga. Karang Taruna hadir bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi ruang tumbuh bagi anak muda agar tetap produktif, peduli, dan berpihak pada masyarakat.
Hal itu ditegaskan Gubernur Banten Andra Soni saat membuka Temu Karya VI Karang Taruna Provinsi Banten 2025 di Aston Serang Hotel and Convention, Kota Serang, Sabtu, 27 Desember 2025.
Karang Taruna dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan kesetiakawanan sosial. Keberadaannya hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi kekuatan penting dalam menjaga orientasi generasi muda, terlebih di wilayah yang beririsan langsung dengan dinamika perkotaan dan tantangan sosial.
Pengalaman personal Gubernur saat aktif di Karang Taruna pada masa krisis menjadi pengingat. Berkumpul dalam ruang yang sehat, dengan semangat sosial, mampu mencegah anak muda terjebak pada masalah sosial yang lebih besar.
Karang Taruna juga dipandang sebagai mitra strategis pemerintah, termasuk dalam penanganan kebencanaan dan upaya peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat. Kuncinya ada pada ketulusan, solidaritas, dan kemauan untuk terus hadir di tengah warga.
Temu Karya VI ini sekaligus menjadi momentum regenerasi organisasi. Estafet kepemimpinan, kemandirian program, serta kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi fondasi agar Karang Taruna tetap relevan dan berdampak nyata. (Red)








