SERANG, biem.co – Dosen Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Penguatan Literasi Perpajakan Masyarakat dalam Mendukung Optimalisasi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)” di UMKM Roti Gulacir, Kampung Gulacir RT 09/RW 03, Desa Sukabares, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut menyasar pelaku UMKM Roti Gulacir serta masyarakat sekitar sebagai upaya meningkatkan pemahaman terkait kewajiban perpajakan, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
PKM ini digagas oleh dosen UNPAM Serang dengan Ketua Pelaksana Ayu Septiana Putri, S.Ak., M.Ak bersama anggota tim, Listia Aulia Indy, S.Ak., M.Ak. Kegiatan juga melibatkan pemilik UMKM Roti Gulacir, Lulu Ratna Sulastri, serta diikuti para ibu rumah tangga dari masyarakat sekitar.
Ketua PKM, Ayu Septiana Putri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi pengabdian kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan literasi perpajakan masyarakat yang dinilai masih rendah.
“Kami melihat masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya pajak, khususnya PBB, baik dari sisi fungsi, manfaat, maupun tata cara pembayarannya. Karena itu melalui kegiatan PKM ini kami ingin memberikan edukasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya kepatuhan pajak, manfaat pajak bagi pembangunan daerah, hingga praktik membaca Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan simulasi pembayaran PBB berbasis digital.
Selain penyuluhan, kegiatan juga berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara tim PKM dengan peserta yang hadir. Antusiasme masyarakat terlihat dari aktifnya peserta dalam menyampaikan pertanyaan seputar mekanisme pembayaran pajak dan pelayanan perpajakan.
Ayu menambahkan, transformasi digital dalam layanan perpajakan juga menjadi salah satu materi utama yang disampaikan kepada masyarakat agar pembayaran pajak dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan efisien.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih memahami pentingnya membayar pajak tepat waktu serta mulai terbiasa memanfaatkan layanan pembayaran digital yang saat ini sudah semakin mudah diakses,” katanya.

Sementara itu, pemilik UMKM Roti Gulacir, Lulu Ratna Sulastri, mengapresiasi kegiatan PKM yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
“Edukasi seperti ini sangat membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan ibu-ibu di lingkungan sini agar lebih memahami kewajiban perpajakan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan PKM tersebut, tim dosen UNPAM Serang berharap kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan dapat meningkat, sehingga mampu mendukung optimalisasi penerimaan daerah serta pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Serang. ***






