SERANG biem.co – Dosen Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di UMKM Bontot Payus milik Ibu Yunengsih pada Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema pendampingan penerapan audit internal sebagai upaya meningkatkan tata kelola keuangan pelaku UMKM.
Kegiatan PKM dipimpin oleh Shally Khomilah bersama anggota Dwi Fitrianingsih sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam membantu pelaku usaha kecil agar mampu mengelola keuangan usaha secara lebih tertib, transparan, dan sistematis.
Shally Khomilah menjelaskan, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, mulai dari pencatatan transaksi yang belum rapi hingga belum adanya pemisahan antara keuangan usaha dan pribadi.
“Melalui kegiatan ini kami memberikan pendampingan terkait pengelolaan keuangan sederhana dan penerapan audit internal agar pelaku UMKM dapat lebih memahami pentingnya tata kelola usaha yang baik,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana, penyusunan laporan keuangan periodik, hingga pengendalian internal usaha sebagai langkah meminimalisasi kesalahan pencatatan maupun potensi kerugian usaha.
Selain pemaparan materi, tim PKM juga melakukan pendampingan praktik langsung agar pelaku usaha lebih mudah memahami penerapan sistem pengelolaan keuangan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Pemilik UMKM Bontot Payus, Yunengsih mengaku kegiatan tersebut sangat membantu pelaku UMKM dalam memahami pengelolaan keuangan usaha secara lebih baik.
“Selama ini pencatatan keuangan masih sederhana. Dengan adanya pendampingan ini, kami jadi lebih paham bagaimana mengatur keuangan usaha agar lebih tertib,” katanya.
Kegiatan PKM tersebut juga diikuti masyarakat sekitar dan pelaku UMKM lainnya yang antusias mengikuti sesi diskusi dan praktik pengelolaan keuangan.
Melalui program ini, tim dosen UNPAM Serang berharap pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas tata kelola usaha, sehingga dapat mendukung perkembangan usaha yang lebih berkelanjutan dan profesional.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya audit internal sebagai bagian dari evaluasi dan pengendalian usaha di tengah persaingan ekonomi yang semakin berkembang. ***








