SERANG, biem.co – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk menjaga keamanan dan keandalan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Banten.
Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy dengan Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., Rabu (19/8/2026).
Pertemuan itu menjadi momentum silaturahmi sekaligus membahas langkah preventif dalam menjaga infrastruktur kelistrikan, termasuk aset yang masuk kategori Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Tonny mengatakan, keandalan pasokan listrik tidak hanya bergantung pada kesiapan sistem dan personel PLN, tetapi juga membutuhkan dukungan keamanan dari berbagai pihak.
“Keandalan listrik tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem dan personel PLN, tetapi juga membutuhkan dukungan keamanan serta kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Tonny.
Menurutnya, koordinasi dengan Polda Banten penting untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi penopang aktivitas masyarakat, pemerintahan, hingga sektor industri.
Pengamanan tersebut tidak hanya menyasar infrastruktur yang dikelola PLN UID Banten, tetapi juga aset PLN Group lainnya, seperti PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB), Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), dan Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B).
“Kami berharap koordinasi bersama Polda Banten dapat semakin memperkuat langkah preventif terhadap berbagai potensi gangguan sehingga listrik dapat terus tersalurkan secara aman dan andal kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyambut positif penguatan koordinasi tersebut. Ia menilai keamanan infrastruktur strategis menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan.
“Polda Banten siap memperkuat sinergi dan koordinasi dengan PLN dalam menjaga keamanan infrastruktur ketenagalistrikan yang memiliki peran strategis bagi masyarakat,” ujar Hengki.
Ia menegaskan, jajaran Polda Banten hingga Polres di wilayah hukum Polda Banten siap membangun koordinasi dengan PLN dalam mendukung kegiatan operasional di lapangan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
“Koordinasi yang baik menjadi kunci. Kami mendukung setiap upaya yang bertujuan menjaga pelayanan publik tetap berjalan dengan aman dan tertib,” tuturnya.
Hengki juga menekankan pentingnya pendekatan profesional dan humanis dalam setiap kegiatan di lapangan, sehingga keamanan masyarakat maupun petugas tetap terjaga.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi antara PLN dan Polda Banten, khususnya dalam pengamanan Obvitnas, pencegahan gangguan terhadap infrastruktur kelistrikan, serta dukungan terhadap kegiatan operasional PLN.
Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, sehingga listrik dapat terus mendukung aktivitas sosial dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten. ***








