HiburanKabarTerkiniWisata & Kuliner

Membasuh Rindu di Balik Tawa, Ponpes Alfatihah Mifatchul Jannah Ajak 120 Anak Yatim Berwisata ke Dufan

​PANDEGLANG, biem.co – Sebuah pemandangan mengharukan sekaligus membahagiakan tersaji di Dunia Fantasi (Dufan), Ancol, Jakarta. Sebanyak 120 anak yatim binaan Pondok Pesantren Alfatihah Mifatchul Jannah, Pandeglang, Banten, mendapatkan kesempatan istimewa untuk berwisata dan menikmati beragam wahana permainan yang selama ini hanya bisa mereka saksikan melalui layar kaca.

​Kegiatan yang digagas oleh pimpinan Pondok Pesantren Alfatihah Mifatchul Jannah, KH. Makky Fatihah, ini mengusung tema “Menggapai Kebahagiaan Hakiki bersama Adik-adik Yatim.”

​Bagi banyak anak, pergi ke taman hiburan mungkin menjadi agenda rutin. Namun, bagi anak-anak yatim dari Pandeglang ini, perjalanan ke Dufan adalah sebuah pengalaman sekali seumur hidup yang menyimpan makna mendalam.

​Salah satu anak yatim, Akbar, tak mampu menyembunyikan rasa antusiasnya. Baginya, kunjungan ini merupakan momen bersejarah. “Ini pertama kalinya dalam hidup saya bisa menginjakkan kaki di Dufan,” ujar Akbar dengan mata berbinar.

​Tak hanya menjajal berbagai wahana permainan ikonik yang selama ini hanya ia lihat di televisi, Akbar juga merasakan pengalaman baru lainnya, yakni menikmati santapan fried chicken untuk pertama kalinya. Ekspresi bahagia yang terpancar dari wajah Akbar dan rekan-rekannya menjadi bukti nyata bahwa kebahagiaan sederhana bisa memberikan dampak yang luar biasa bagi mereka yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian lebih.

​Sepanjang hari, area Dufan dipenuhi dengan tawa lepas dan canda ceria. Kebahagiaan anak-anak tersebut seolah tak terbendung, melepaskan sejenak beban hidup dan merayakan kebersamaan dalam suasana yang penuh kehangatan.

​KH. Makky Fatihah, selaku pimpinan pondok pesantren yang menginisiasi kegiatan ini, menegaskan bahwa apa yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual untuk memuliakan anak yatim.

​Dalam kesempatan tersebut, KH. Makky Fatihah menyampaikan pesan yang menyentuh hati mengenai dedikasinya dalam mengasuh anak-anak yatim:

“KITA ADALAH PELAYAN YATIM.”

​Menurutnya, memuliakan anak yatim bukan sekadar bentuk bantuan materi, melainkan wujud kasih sayang tulus yang menempatkan anak-anak tersebut sebagai prioritas utama. Kegiatan rekreasi ini diharapkan dapat memberikan suntikan semangat, memperluas wawasan, sekaligus menciptakan memori indah yang akan diingat oleh anak-anak sepanjang hayat mereka.

​”Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kita. Dengan mengajak mereka keluar sejenak, kita ingin menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari keluarga besar yang dicintai dan didukung oleh banyak orang,” pungkas KH. Makky Fatihah.

​Kegiatan ini pun ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan bagi anak-anak yatim agar tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan sukses di masa depan.

Pondok Pesantren Alfatihah Mifatchul Jannah berlokasi di Pandeglang, Banten, telah kesekian kalinya di bulan Muharram meneyelenggarakan kegiatan yang berkomitmen penuh pada pembinaan anak-anak yatim serta pendidikan karakter berbasis agama untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang berintegritas. (ast)

Editor: admin

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button