KabarKampusKomunitasTerkini

Ikut Lonba Makan Kerupuk, Kehadiran Puluhan Relawan Jepang Curi Perhatian Masyarakat

KAB. SERANG, biem.co – Ada yang berbeda dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kampung Suarna, Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Senin (17/8/2026).

Puluhan relawan asal Jepang yang terdiri dari  mahasiswa dan pelajar ikut memeriahkan hari Kemerdekaan dengan mengikuti berbagai lomba tradisional seperti makan kerupuk, karet gelang, sedotan, hingga berbagai permainan rakyat khas Agustusan lainnya.

Kegiatan lomba tersebut digelar melalui kolaborasi warga Kampung Suarna, relawan Fesbuk Banten News, relawan Jepang yang tergabung dalam The Global Organization of Dreamers (GOOD!), serta mahasiswa KKM Kelompok 2 Desa Batukuwung Universitas Banten Jaya (UNBAJA).

Direktur Relawan Fesbuk Banten News, Lulu Jamaludin mengatakan, pesta rakyat tersebut menjadi ruang kebersamaan sekaligus pertukaran budaya antara masyarakat Indonesia dan para relawan Jepang.

“Kami bersama warga, relawan Jepang dan mahasiswa KKM Unbaja berkolaborasi menggelar pesta rakyat. Ada lomba makan kerupuk, karet gelang, sedotan dan berbagai perlombaan lainnya. Warga terlihat sangat antusias,” kata Lulu.

Ditambahkan oleh Lulu, tidak hanya terlibat aktif dalam lomba tradisional, para relawan  juga pengalaman para relawan Jepang antusias mengikuti rangkaian perayaan di Alun-Alun Padarincang. Mereka melihat kemeriahan acara, beragam tumpeng, serta berkesempatan mencicipi makanan khas daerah.

“Mereka melihat langsung bagaimana masyarakat Padarincang merayakan HUT RI dengan penuh semangat. Mereka juga mencicipi makanan khas daerah dan tumpeng,” urai Lulu.

Pada malam harinya, para relawan Jepang turut diundang pihak Kecamatan Padarincang untuk menghadiri malam anugerah sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Keterlibatan warga Jepang dalam pesta rakyat tersebut mencuri perhatian dan sambutan positif dari warga Kampung Suarna. Doel Rafli, salah seorang warga, mengatakan perayaan tahun ini terasa berbeda karena kehadiran para relawan dari Jepang yang tengah menjalankan bakti sosial di kampung mereka.

“Kemeriahan di Kampung Suarna tahun ini berbeda. Lomba juga diikuti warga Jepang yang kebetulan sedang menggelar bakti sosial di kampung kami. Semua masyarakat di sini menyaksikan keseruannya,” ujar Doel.

Ia berharap kegiatan tersebut semakin mempererat kebersamaan masyarakat.

“Kami berharap warga makin kompak,” katanya.

Kehadiran 20 relawan Jepang di Desa Batukuwung sejak 13 Agustus hingga 23 Agustus mendatang dalam rangka melaksanakan rangkaian kegiatan sosial mereka seperti terlibat dalam pembangunan jembatan serta pertukaran budaya dengan pelajar dan warga setempat. (Red)

Editor: admin

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button