GekrafsTerkini

HEKRAFNAS 2026: Gekrafs Perjuangkan Karya Anak Bangsa, Menggerakkan Kepedulian untuk Korban Karhutla

JAKARTA, biem.co – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) menggelar puncak peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 di Sampoerna Strategic Building, Jakarta, Sabtu (24/10/2026). Mengusung semangat Rekacipta serta kolaborasi dan kepedulian sosial, kegiatan ini dibuka dengan doa bersama dan penggalangan donasi bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Sebagai inisiator HEKRAFNAS, GEKRAFS menjadikan momentum ini untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mengajak pelaku industri kreatif mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan bangsa. Peringatan tahun ini berlangsung di tengah situasi bencana, sehingga doa bersama dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan.

Puncak HEKRAFNAS 2026 turut diisi sejumlah agenda strategis, antara lain penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara GEKRAFS dengan Polri, KJRI Pakistan, dan Kementerian Hukum RI. Rangkaian kegiatan juga mencakup peluncuran Krafa Krafi, EKRAF Awards, serta penyerahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas 131 hari Roadshow Ekonomi Kreatif.

Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan M. Maulana Bungaran, serta Riza Sabana selaku Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif.

Hadir pula perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GEKRAFS dari berbagai provinsi, Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN), GEKRAFS Kampus, dan GEKRAFS School. Dalam penyelenggaraannya, HEKRAFNAS 2026 mendapat dukungan dari BRI sebagai mitra strategis, Bank Mandiri, Sucofindo, PGN Saka, NT Corp, serta mitra lainnya.

Ketua Umum DPP GEKRAFS sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, mengatakan bahwa penekanan pada peringatan tahun ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi berbagai tantangan.

“Karena kita di tengah tantangan dan bencana, kita minta ke-17 negara serta 7 provinsi lainnya dilakukan juga doa bersama supaya kita sama-sama bisa memohon kepada Yang Maha Kuasa agar bisa diberikan kekuatan, diberikan kemampuan untuk menghadapi segala tantangan yang ada,” ujar Kawendra dalam sambutannya, Sabtu (24/10).

Ia menambahkan, peringatan HEKRAFNAS 2026 tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga di tujuh provinsi lainnya serta 17 negara melalui keterlibatan perwakilan GEKRAFS di luar negeri atau Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN). Sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian tersebut meliputi diplomasi gastronomi dan Nusantara Creative Walk (NCW).

Kawendra juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap pengembangan ekonomi kreatif. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap sektor tersebut menjadi dorongan bagi GEKRAFS untuk terus memperjuangkan penguatan ekonomi kreatif nasional.

“Presiden Prabowo sangat komitmen dengan ekonomi kreatif, bahkan di Asta Cita dua kali beliau menyebutkan ekonomi kreatif. Tentunya perhatian beliau luar biasa dan ini tentunya menjadi semangat kita bersama. Masih banyak lagi yang kita perjuangkan,” kata Kawendra.

Puncak peringatan HEKRAFNAS 2026 dibuka oleh Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi dan Ketua Dewan Penasihat DPP GEKRAFS, Sufmi Dasco Ahmad. Dalam sambutannya, Dasco mengajak generasi muda untuk tetap optimistis menghadapi dinamika perekonomian, termasuk kondisi pasar modal.

“Generasi muda pada hari ini saya harap tidak galau dengan kondisi pasar (bursa), jangan panik karena fundamental kita kuat sehingga kita ini harusnya bisa menetapkan rating kita sendiri. Saya berharap Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional akan terus berjalan dan jaya,” ujar Dasco.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPP GEKRAFS, Sandiaga Salahuddin Uno, turut menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan gerakan ekonomi kreatif dan kolaborasi berbagai elemen dalam mendorong perkembangan industri kreatif Indonesia.

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto juga hadir dan menyoroti pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung transformasi ekonomi Indonesia menuju negara berpendapatan tinggi.

“Memang kita memiliki kemajuan ekonomi dengan negara berpendapatan tinggi, ini tentu membutuhkan mesin ekonomi yang sangat kompleks, yang pertama penguasaan sains dan teknologi,” ujar Suyudi dalam sambutannya.

Penguatan SDM, penguasaan teknologi, dan inovasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing ekonomi kreatif. Melalui pengembangan kapasitas tersebut, pelaku industri kreatif diharapkan mampu menciptakan nilai tambah, memperluas peluang pasar, dan menghasilkan produk serta jasa yang kompetitif.

Melalui puncak peringatan HEKRAFNAS 2026, GEKRAFS berharap semangat Rekacipta dapat terus mendorong inovasi, memperkuat pertumbuhan UMKM, serta menumbuhkan semangat gotong royong untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (Red)

Editor: admin

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button