KOTA TANGERANG SELATAN, biem.co – Gubernur Banten Andra Soni meminta Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) untuk aktif dalam penguatan gerakan koperasi dan mendukung program strategis nasional salah satunya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal itu disampaikan saat gubernur menerima kunjungan pengurus Dekopin Wilayah Provinsi Banten di Kantor Gubernur Banten di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Selasa (19/5/2026).
“Salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto itu Koperasi Desa Merah Putih, harapannya Dekopin Wilayah Banten dapat berperan aktif untuk mendukung program tersebut,” ungkap Andra Soni.
Gubernur juga mendorong Dekopin turut serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Khususnya yang berbasis potensi daerah dan dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mendukung pembangunan.
“Saya berharap Dekopin dapat mengembangkan ekonomi daerah dengan potensi yang ada,” katanya
Ia menyampaikan, berdasarkan laporan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten, saat ini terdapat 1.551 desa yang secara kelembagaan telah membentuk KDKMP. Selain itu, di Provinsi Banten juga telah berdiri lebih dari 5.000 koperasi.
“Tadi disampaikan oleh kepala dinas, ada 1.551 desa yang secara kelembagaan itu telah jadi. Dan ada 5.000 lebih koperasi yang sudah berdiri. Semoga Dekopin dapat membantu mendata mana yang aktif dan tidak,” imbuhnya.
Menurut Andra Soni, apabila koperasi yang jumlahnya ribuan tersebut aktif dan dikelola sesuai cita-cita koperasi, maka keberadaannya akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Bahkan, bisa menjadi penggerak pertumbuhan dibandingkan dengan industri.
“Kalau jumlah itu aktif semua, itu bisa menyaingi jumlah industri yang ada di Banten. Kalau itu berjalan sesuai dengan cita-cita koperasi dan dioperasionalkan sesuai tujuan koperasi, pasti dampak pada pertumbuhan ekonomi juga akan terasa,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Provinsi Banten Hasbi Sidik mengatakan, kunjungan ke gubernur merupakan ajang silaturahmi kepengurusan baru sekaligus meminta masukan terkait pengembangan gerakan koperasi di daerah. Sebagai organisasi, Dekopin berperan dalam memberikan pembinaan dan fasilitasi bagi KDKMP sebagai bagian dari program strategis nasional.
“Dekopin itu adalah salah satu organisasi tunggal gerakan koperasi yang di dalamnya adalah seluruh koperasi termasuk Koperasi Desa Merah Putih. Dekopin berperan memberikan fasilitasi berkaitan dengan pembinaan dan sebagainya,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Agus Mintono menyampaikan, saat ini jumlah koperasi di Provinsi Banten mencapai lebih dari 6.500 unit, termasuk KDKMP. “Kooperasi yang sudah ada ini 5.000 sekian ditambah Koperasi Merah Putih 1.551, berarti sekitar 6.500 sekian,” ujarnya.
Pemprov Banten menyambut baik komitmen Dekopin dalam mendukung pembinaan dan penguatan manajemen koperasi di Provinsi Banten, salah satunya untuk KDKMP. Apalagi, cita-citanya adalah untuk membantu masyarakat.
“Itu yang kita harapkan, bahwa setiap insan koperasi yang ada di Provinsi Banten termasuk di Dekopin provinsi dan daerah mendukung terwujudnya Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang mempunyai cita-cita mulia untuk menyejahterakan masyarakat dari desa atau kelurahan melalui koperasi,” ujarnya. (Red)








