Kampus

Lepas Peserta PLP, Universitas Primagraha Siapkan Calon Guru Profesional dan Berkarakter

SERANG, biem.co – Universitas Primagraha (UPG) melepas mahasiswa peserta Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bersama Fakultas Agama Islam (FAI).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Universitas Primagraha, Senin 26 Oktober 2026 ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan sekaligus mengenal secara langsung dunia pendidikan di lingkungan sekolah.

Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori pembelajaran, tetapi juga mampu membangun kompetensi pedagogik, kedisiplinan, tanggung jawab, serta karakter yang dibutuhkan untuk menjadi pendidik profesional.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Primagraha, Dr. Sastra Wijaya, M.Pd., mengatakan bahwa PLP merupakan bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi mahasiswa sebelum terjun ke dunia pendidikan.

“PLP bukan sekadar kegiatan untuk memenuhi kewajiban akademik. Ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari realitas dunia pendidikan, memahami karakteristik peserta didik, serta mengenal berbagai tantangan yang dihadapi guru di sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan, mahasiswa harus memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun sikap profesional.

“Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga nama baik almamater, menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab, serta membangun komunikasi yang baik dengan kepala sekolah, guru pamong, dan seluruh warga sekolah. Tunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Primagraha mampu menjadi calon pendidik yang kompeten dan berkarakter,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, peserta PLP akan memperoleh pengalaman untuk mengamati lingkungan sekolah, memahami budaya dan tata kelola satuan pendidikan, serta mempelajari proses pembelajaran secara langsung.

Mahasiswa juga berkesempatan mengembangkan keterampilan dalam menyusun perangkat pembelajaran, melaksanakan praktik mengajar, hingga melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut didukung oleh pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Guru Pamong di sekolah mitra.

Menurut Sastra, pengalaman di lapangan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan kebutuhan nyata di sekolah.

“Melalui PLP, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa profesi guru tidak hanya menuntut penguasaan materi, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, membimbing peserta didik, dan menciptakan suasana belajar yang baik. Pengalaman ini harus menjadi bekal untuk terus berkembang menjadi pendidik yang inovatif dan mampu menjawab tantangan zaman,” tuturnya.

Selain menjadi sarana pengembangan kompetensi mahasiswa, PLP juga memperkuat kerja sama antara Universitas Primagraha dan satuan pendidikan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami kebutuhan pembelajaran di lapangan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab profesi guru.

Melalui pelepasan peserta PLP ini, Universitas Primagraha menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan calon pendidik yang unggul, adaptif, berintegritas, dan berdaya saing.

Para mahasiswa diharapkan menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan kontribusi positif bagi sekolah tempat mereka melaksanakan praktik. ***

Editor:

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button