KabarKampus

Universitas Primagraha Gelar Gebyar Muharam Rangkaian Dies Natalis ke-6, Santuni Anak Yatim Dhuafa

SERANG, biem.co – Sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan enam tahun berdirinya Universitas Primagraha (UPG) sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Universitas Primagraha menggelar kegiatan Gebyar Muharam dalam rangka Dies Natalis ke-6. Kegiatan tersebut mengusung tema “Hijrahku Masa Depanku, Membangun Disiplin Ilmu di Universitas Primagraha.”

Acara yang berlangsung khidmat tersebut tidak hanya diisi dengan ceramah dan siraman rohani, tetapi juga pemberian santunan kepada ratusan anak yatim dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial civitas akademika Universitas Primagraha.

Ketua Pelaksana kegiatan, Hayumi, mengatakan bahwa Gebyar Muharam tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.

“Selain ceramah dan siraman rohani, kami juga memberikan santunan kepada ratusan anak yatim dhuafa. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Universitas Primagraha dan masyarakat,” ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.

Sementara itu, Rektor Universitas Primagraha, Romli Ardie, mengungkapkan bahwa tahun ini UPG telah memasuki usia ke-6. Menurutnya, peringatan bulan Muharam dan pergantian tahun baru Islam harus dijadikan sebagai sarana introspeksi dan evaluasi diri, baik secara pribadi maupun kelembagaan.

“Alhamdulillah, Universitas Primagraha pada bulan ini menginjak usia ke-6. Mudah-mudahan tidak hanya sekadar berganti tahun. Kemarin kita berada di tahun 1447 Hijriah, sekarang memasuki tahun 1448 Hijriah. Pergantian tahun ini hendaknya menjadi bahan renungan bagi kita semua, baik secara pribadi maupun secara kelembagaan,” kata Romli.

Ia menambahkan, dalam ajaran Islam dikenal istilah muhasabah, yakni melakukan introspeksi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi seluruh civitas akademika dalam membangun dan memajukan Universitas Primagraha.

“Orang yang memahami agama tentu akan berbicara tentang muhasabah, bagaimana kita memperbaiki diri menjadi lebih baik. Semoga kebersamaan kita pada hari ini menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan demi kemajuan Universitas Primagraha,” ujarnya.

Menurut Romli, momentum Muharam juga harus dimaknai sebagai kesempatan untuk meninggalkan kebiasaan yang kurang baik dan meningkatkan hal-hal positif yang telah dilakukan selama ini.

“Sifat-sifat yang kurang baik kita tinggalkan, sedangkan yang baik kita tingkatkan. Dengan hadirnya bulan Muharam ini, mudah-mudahan segala upaya yang mengarah pada perbaikan dapat terus berjalan sehingga kita semua menjadi pribadi yang lebih baik dan Universitas Primagraha semakin maju,” pungkasnya. ***

Editor:

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button