Kabar

Dua Bapaslon Bupati Pandeglang Mulai Periksa Kesehatan

Pemeriksaan terdiri dari tes psikologis dan narkoba

PANDEGLANG, biem.co – Sobat biem, musim pilkada serentak mulai telah memasuki tahap pendaftaran dan kelengkapan berkas.

Sebagaimana bapaslon kepala daerah di kota-kota lainnya, di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, juga, sudah memasuki Tahap Dua, di mana Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pandeglang mulai melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pandeglang, Rabu (09/09/2020).

Pemeriksaan kesehatan tersebut tentu saja untuk memastikan bahwa pada saat pencalonan, setiap calon memenuhi syarat kesehatan, baik jasmani atau rohani.

Dari informasi yang didapat, pemeriksaan yang dilakukan mulai dari pemeriksaan psikologis dan narkoba. Kedua Bapaslon tersebut yakni Irna-Tanto dan Toni-Imat, keduanya hadir dalam proses pemeriksaan kesehatan di ruang pemeriksaan khusus yang disediakan RSU Berkah Pandeglang.

Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai menuturkan, hari ini dilakukan pemeriksaan yang berkaitan dengan psikologis, timnya dari Himpunan Psikologi Indonesia. Pemeriksaan kedua seputar narkotika dari BNN, agenda pemeriksaan dibagi menjadi dua hari, yang pertama pemeriksaan masalah psikologis dan narkotika, esok hari (10/9/2020) masalah jasmani, masalah medis dan fisik.

“Besok dilakukan secara keseluruhan yang tentunya berdasarkan pedoman Keputusan KPU-RI nomor 412 tentang Standar Pemeriksaan Kesehatan, untuk mengetahui mampu atau tidak mampu baik secara jasmani maupun rohani,” kata Ahmad Sujai, saat ditemui di RSU Berkah Pandeglang.

Hasil pemeriksaan secara menyeluruh oleh tim akan disampaikan pada rapat pleno yang nanti akan dibahas hasil-hasilnya, dari masing-masing tim pemeriksa menyampaikan hasilnya, apakah memenuhi syarat atau tidak.

“Kalau memenuhi syarat yang bersangkutan mampu secara jasmani dan rohani, kalau tidak memenuhi syarat berarti kan ada salah satu bagian dari hasil pemeriksaan dianggap tidak memenuhi syarat, yang jelas proses pemeriksaan kesehatan ini dalam rangka untuk mengetahui kaitan dengan masalah seseorang mampu atau tidak mampu untuk melaksanakan tugasnya secara mandiri,” ujarnya.

Sujai menyebutkan, dalam proses pemeriksaan tersebut dilakukan oleh sepuluh orang lebih, dari berbagai keahlian dan dipimpin oleh Dokter Edwin.

“Jumlah dokter lumayan cukup banyak, kalau tidak salah lebih dari 10 orang yang sudah ditetapkan oleh pihak rumah sakit, untuk waktunya dari pagi sampai sore, karena hasil pemeriksaan ini paling lambat itu tanggal 12 harus sudah diserahkan,” tuturnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Berkah Pandeglang, Jaenal Mutakin mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan pemeriksaan kesehatan dari bapaslon bupati, namun untuk hasilnya belum bisa disampaikan.

“Untuk tim medis yang dikerahkan itu banyak, adapun pemeriksaan yang dilakukan yaitu pemeriksaan Swab, psikologis, itu yang paling lama dalam proses pemeriksaannya, kemudian pemeriksaan narkotika dari BNN. Untuk sementara ketua tim dokter belum bisa dimintai keterangan,” pungkasnya. (Sopian) 

Editor: Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button