biem.co — Jumlah kasus Covid-19 diprediksi akan mengalami kenaikan dalam beberapa hari ke depan. Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito.
Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menaati aturan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, agar PPKM Darurat tidak sia-sia.
“Mohon juga bagi sektor swasta non-esensial untuk mematuhi peraturan dan tidak memaksakan pegawainya untuk bekerja di kantor,” kata Wiku dalam keterangan yang diterima biem.co, Selasa (7/7/2021).
Lebih lanjut ia memaparkan perkembangan Covid-19 di tingkat nasional. Wiku menyebut saat ini kasus aktif mencapai yang tertinggi, yakni 324.597. Menurutnya, kasus aktif yang tinggi saat ini harus segera diimbangi dengan kesembuhan yang tinggi juga, serta fokus menekan angka kematian.
“Kabar baiknya, per hari ini kita menambahkan kesembuhan 15.863. Saya apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja keras untuk melayani pasien Covid-19 hingga sembuh,” ujarnya.
Kendati demikian, Wiku menyampaikan, angka tersebut harus terus ditingkatkan karena berkejaran dengan penambahan kasus harian yang juga tinggi.
“Kasus pekan ini mencapai 168.767. Angka ini meningkat 34,6 persen dari pekan sebelumnya,” terangnya.
Wiku sendiri mengatakan, kenaikan tersebut terjadi di lima provinsi dengan kenaikan kasus positif tertinggi, di antaranya DKI Jakarta (naik 14.508), Jawa Barat (naik 10.367), Jawa Timur (naik 2.905), DIY (naik 2.173 kasus), dan Kalimantan Timur (naik 1.749).
“Kalimantan Timur masuk ke provinsi non PPKM Darurat yang kenaikan tertinggi. Empat provinsi lainnya adalah NTT (1.269), Sumatera Barat (1.160), Riau (naik 853), Sulawesi Selatan (naik 791),” papar Wiku.
Untuk itu, Wiku menegaskan, kepada pemerintah daerah, terutama yang di provinsi tersebut, meskipun tidak diterapkan PPKM Darurat tetap wajib meningkatkan penanganan Covid-19 dan mencegah peningkatan kasus yang lebih tinggi lagi. (hh)








