KabarTerkini

Sidang Paripurna Dihujani Interupsi, Rano Karno: Saya Menghargai Kedewasaan Berpolitik di Banten

 

SERANG, biem.co – Setelah sebelumnya dibanjiri interupsi oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten serta diskor sidang paripurnanya, akhirnya DPRD Banten memutuskan memberhentikan Ratu Atut Chosiyah sebagai gubernur Banten, Rano Karno sebagai wakil gubernur Banten, dan mengangkat Rano menjadi gubernur definitif melalui sidang paripurna.

 

Pemberhentian sebagai wakil gubernur Banten dan pengangkatan dirinya sebagai gubernur Banten oleh DPRD dalam paripurna ditanggapi santai oleh Rano. (Baca juga: Paripurna Pemberhentian Ratu Atut sebagai Gubernur Banten Dibanjiri Intrupsi)

 

Rano mengaku ini jawaban selama satu tahun terakhir menjadi Plt Gubernur Banten. Dirinya menghargai kedewasaan berpolitik dalam sidang paripurna DPRD Banten yang dihujani interupsi sehingga sidang harus diskors cukup lama.

 

“Ini kan suatu proses yang pasti akan terjadi. Setelah beberapa tahun, hari ini sudah ada jawaban,” kata Gubernur Banten, Rano Karno, yang ditemui di gedung DPRD Banten, Kamis (06/08/2015).

 

Berkenaan kemungkinan akan adanya wakil gubernur, Rano mengaku menyerahkan seluruhnya kepada mekanisme yang ada.


Reporter: Firo M

Editor :

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *