KabarTerkini

Pendidikan yang Kurang Jadi Faktor Penyebab Kematian Ibu dan Bayi

 

ANYER, biem.co — Berdasarkan survei dari Non Goverment Organitation (NGO) Expanding Maternal & Neonatal Survival (Emas), mayoritas kasus kematian ibu dan bayi baru lahir di Banten, disebabkan oleh rendahnya pendidikan sang ibu, terutama mengenai informasi kehamilan dan kelahiran.

 

"Ini (pengetahuan dan pendidikan, red) menjadi faktor utama yang menentukan seorang ibu ketika dalam masa hamil hingga melahirkan," kata dokter Riyanto Wendesi dari Expanding Maternal & Neonatal Survival (Emas), Senin (14/9/2015).

 

(Baca juga: Peran FOPKIA di Banten Dibutuhkan untuk Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi)

 

Menurutnya, pentingnya hal tersebut karena dampak efek domino yang ditimbulkan. Ia mencontohkan, seorang ibu dengan pendidikan rendah rentan dengan gizi buruk baik kepada dirinya sendiri maupun pada si jabang bayi.

 

"Di samping itu, informasi dan pengetahuan juga berpengaruh terhadap keputusan. Lain bila sang ibu mau belajar dan menyerap informasi yang baik, maka ia akan memiliki pilihan-pilihan yang baik pula," ujarnya.

 

Untuk diketahui, tercatat dalam data Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FOPKIA) Banten, tahun 2014 silam sebanyak 233 tewas saat melahirkan pada tahun 2014 angka ini meningkat dibanding 2013 yang berjumlah 216.

 

Sementara, untuk pada 2014 sebanyak 1.274 nyawa bayi melayang saat lahir. (rizki)

Editor :

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *