InspirasiPuisi

Rahasia Malam dan Puisi-puisi Lainnya

Puisi-puisi Flowzea

 

Toga Prestasi

Beratap langit sendu sore ini
Langkahku kian pasti meraih mimpi
Meski kerap kali terlelap dalam bus
Namun semangatku tak lantas terhapus

Bertabur bunga seri di teras masjid kampus
Dibawa oleh angin yang berembus
Aku terpaku memerhatikan suasana senja ini
Di tempat ini kupetik ilmu yang berarti

Kupatri dalam hati untuk terus mengasah diri
Menjadi insan yang akan dinanti
Memberi toga prestasi dengan penuh kepercayaan diri
Kepada Ayah dan Ibu yang selalu berdoa di setiap hari

*Tulisan ini kubuat untuk mood booster mahasiswa, khususnya diriku sendiri. Mengingat tujuan mulia yang selalu didengungkan—bahwa ingin membuat orangtuaku bangga, tapi terkadang kerap kali lelah hadir menyapa.

 

 

Tentang Kamu

Lewat perkenalan malam yang tak diduga
Hadirmu mulai mengusik rasa
Berawal melalui tegur sapa
Sosokmu kian terasa nyata

 

Berlanjut dengan percakapan singkat
Membuat hati ini kian terpikat
Gayamu yang terkesan misterius
Membuatku tertarik dan hilang fokus

 

Perlahan namun pasti
Obrolan pun silih berganti
Suasana menjadi lebih cair
Dan kasih-sayang pun mulai hadir

 

Himpunan hari telah dilalui
Ada banyak kisah yang mengiringi
Terkadang bersukaria
Tapi tak jarang sedih pun melanda

 

Kita telah menapakinya bersama
Meski terkadang tak seirama
atau tak selalu seiya sekata
Tapi bahagia bisa selalu tercipta

 

Kasihku…

Langkah kita masih panjang tuk dituju

Tangga kehidupan masih berjenjang untuk diburu

Ketika masanya tiba untuk berlabuh

Arahkan bahtera itu dengan kesungguhan penuh

Agar kelakhanya Izrail yang mampu memisahkan raga kita yang telah rapuh 

 

 

Rahasia Malam

Aku terdiam di sini
Menatap malam yang meratap
Beratap langit yang gelap
Tanpa hiasan bintang yang gemerlap
Rembulan yang seakan tertidur lelap
Membuat suasana kali ini semakin sunyi senyap

Aku masih terdiam di sini
Tertunduk sayu dalam buaian angin malam
Perlahan kabut turun menyelimuti alam
Sayup terdengar nyanyian serangga malam
Memecah hening yang terasa mencekam

Aku terpaku dalam diamnya malam
Memangku gelisah yang kian dalam
Mencoba menepis lara dalam diam
Mencari secercah hati yang terbenam
Dalam balutan luka yang tertanam

 


Flowzea, the freedom writer.

Editor :

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *