KabarTerkini

Penting! Mahasiswa Calon Guru Perlu Bekal Bimbingan Berkualitas Saat PPL


SERANG, biem.co – Menjadi guru profesional adalah harapan untuk pendidikan di masa depan, salah satunya melalui Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang menjadi tahapan penting bagi mahasiswa calon guru. 

 

“Sebagai tahap yang penting bagi seorang calon guru semestinya mahasiswa mendapatkan dukungan mekanisme pembimbingan yang meliputi kompetensi personal, sosial, pedagogi dan profesional,” ungkap Naf’an Tarihoran (19/10), spesialis LTPK USAID PRIORITAS Banten sekaligus koordinator penyelenggara pelatihan guru dan dosen. 

 

“Namun bagaimana mendapatkan bimbingan berkualitas bilamana guru pamong dan dosen pamong yang semestinya mendampingi tidak mengetahui perannya. Oleh karena itu, kami menyelenggarakan pelatihan praktikum ini agar terbentuk team teaching yang berkualitas bagi mahasiswa saat PPL,” lanjutnya.

 

Selama ini banyak guru pamong tidak memahami peran dan fungsinya saat menerima mahasiswa PPL di sekolahnya. Hal ini diakui oleh Tuti Rostiningsih, guru SMPN 6 Kota Serang yang menjadi peserta pelatihan. 

 

“Saya tidak tahu bagaimana peran guru pamong saat menghadapi mahasiswa PPL. Malahan guru pamong dipandang negatif karena berlaku seperti supervisor. Pelatihan ini bermanfaat karena saya belajar bersama dosen pamong,” tuturnya. 

 

Sejumlah peserta pelatihan yang hadir menyadari pentingnya peran guru pamong dan dosen pamong untuk membimbing mahasiswa PPL.

 

Senada dengan guru pamong, Anis Zohriah, dosen IAIN SMH Banten yang menjadi peserta menyatakan pelatihan ini membekali dosen dan guru pamong bagaimana berkolaborasi di kelas saat mendampingi mahasiswa. 

 

“Kolaborasi ini perlu tidak hanya secara teori atau gagasan saja, namun saat praktiknya akan mendemontrasikan pengalaman mengajar yang komprehensif. Karena ada dosen pamong dan guru pamong,” kata Anis.

 

Sementara itu, Rifki Rosyad, Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS mengatakan baik dosen pamong maupun guru pamong hendaknya dapat berperan sebagai instruktur PPL yang mempersiapkan mahasiswa sebagai calon guru profesional. Dalam pelatihan guru praktikum tingkat SMP/MTs ini Rifki mengharapkan peserta dapat memahami perannya saat mahasiswa melaksanakan PPL.

 

Pelatihan diselenggarakan selama tiga hari sejak Senin (10/17) dibuka oleh Wakil Rektor I IAIN SMH Banten, llzamudin Ma’mur dan ditutup secara resmi oleh Wakil Rektor I UNTIRTA, Fatah Sulaeman.

 

Peserta berasal dari dosen IAIN SMH Banten dan UNTIRTA serta guru-guru SMP/MTs mitra LPTK. (red)

Editor: Andri Firmansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button