KabarTerkini

Warganet dan Quotes Tere Liye

biem.co ꟷ Sejak menulis status di Fanpage Facebook tentang penggunaan quote-quote bukunya pada foto selfie di media sosial, Senin (20/11), hingga hari ini Tere Liye masih menempati urutan lima besar Trending Topic Indonesia. Komentar-komentar baik yang bersifat pro dan kontra pun memenuhi segala linimasa. Beberapa ‘cuitan’ warganet di antaranya:

@yjeongnah: Dear Tere Liye, You can’t control what people do on social media, they use your quotes for their caption, maybe because they loved it, though you think different about it, but why don’t you see it from the other side, that your quotes and books are inspiring ?

@arifdadot: kalo gak mau tulisan dikutip, tulis di buku harian kasih password gak ada manusia yang bisa buka 😀 masih bagus mereka ngutip tapi dicantumin sumber asal kutipannya, berarti mereka gak membajak. Dan yakin nama Tere Liye itu tulen/original bukan “ambil” hak orang lain? Hehehe

@waliyul: Aku dukung Tere Liye, ibarat dia punya mobil, terus mobilnya dibuat maling, balapan liar dsb. Kalau ada apa2 akibat mobilnya, tere liye kenak itu, ndak tahu pasal membantu, ataupun komplotan. Maju terus bang darwis. Hakmu untuk bersuara dan menulis. Hakmu juga melindungi.

@Adistiy: Idealis bgt Tere Liye. Keren ah. Yg baper dan butthurt paling jg yg suka selfie dgn caption yg ga nyambung. Bkn masalah quote dia dipakenya. Maknanya jd ilang aja gt, bikin ‘hhh naon sih’. Emg bener sih lol.

Sebelumnya, status-status Tere Liye memang beberapa kali kerap menjadi Trending Topic, mulai dari korupsi sapi, LGBT, PKI, konser K-Pop, honor pembicara, banjir Jakarta, dan pajak penulis. Tere Liye pun akhirnya mengimbau kepada pembaca fanpagenya untuk tidak menanggapi komentar-komentar yang kurang berkenan.

“Beberapa hari ke depan, page ini akan dikunjungi oleh begitu banyak orang2 yang bahkan pegang satu buku Tere Liye pun tidak pernah. Mereka datang karena page ini viral di twitter, website berita, line, dsbgnya, dua hari terakhir. Satu-dua di antara mereka adalah tamu yang sopan dan terhormat, satu-dua cuma numpang lewat, tapi banyak yang akan nyolot. Jika menemukannya, kalian tidak perlu menanggapi komen2 nyolot mereka, biarkan satpam cipirili page ini yang bekerja menangkapi satu-persatu komen mereka,” tulis Tere Liye di fanpage Facebooknya, Kamis (23/11). (HH)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar