KabarTerkini

‘Paceklik’ Picu Kenaikan Harga Beras di Kabupaten Serang

KABUPATEN SERANG, biem.co – Kurang lebih tiga minggu harga beras yang dijual di sejumlah pasar Kabupaten Serang mengalami kenaikan harga. Atas kenaikan harga tersebut, pedagang pun mengaku rugi, seperti hasil pantauan biem.co di Pasar Ciruas, Jumat siang (12/01).

Menurut Liah, salah satu pedagang beras di Pasar Ciruas, harga beras kualitas biasa dengan kualitas bagus berbeda, di mana kualitas beras yang paling bagus kiriman dari Karawang dijual dengan harga Rp14 ribu per kg dari harga sebelumnya Rp12 ribu per kg. Sementara beras kualitas biasa kiriman dari lokal dijual dengan harga Rp13 ribu per kg dari harga sebelumnya Rp11 ribu per kg.

“Lonjakan harga beras lantaran minimnya stok dari sejumlah wilayah, akibat gagal panen dan musim paceklik. Sementara, musim tanam padi kemungkinan baru di mulai November-Desember, sehingga perkiraan panen pada Februari-Maret,” papar Liah.

Sementara itu, Titi Purwitasari, Kasi Prasarana Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang mengatakan, pihaknya akan menggelar operasi pasar atas adanya kenaikan harga beras tersebut.

“Tapi sebelumnya, akan dilakukan rapat koordinasi terlebih dahulu dengan pihak Bulog dan Distributor,” tandasnya.

Titi Purwitasari berharap, nantinya dengan operasi pasar kenaikan harga beras bisa diminimalisir. “Setidaknya tidak menyebabkan kenaikan harga yang terlalu tinggi,” pungkasnya. (Firo)

Editor : Andri Firmansyah

Related Articles

Berikan Komentar