Teknologi

Mark Zuckenberg, Tak Ingin Orang Berlama-lama di Facebook

Biem.co – Perubahan news feed (lini masa) Facebook yang sebelumnya berisi konten dari media dan konten viral dari berita, sekarang akan lebih sering menampilkan berita dari keluarga dan orang-orang terdekat pengguna. Kebijakan ini diambil oleh Zuckenberg dengan harapan agar penggunanya jadi lebih pasif dan kurang menikmati konten yang ada di News-Feednya.

Meski akibat dari kebijakan ini Facebook mengalami kerugian, menyusul anjloknya nilai saham sebesar 4,5 persen pada penutupan pasar modal di New York, Jumat (12/1). Sehingga mengakibatkan kapitalitasi pasar Zuckerberg yang awalnya bernilai US$77,8 miliar menciut menjadi US$74 miliar.

Tentu saja hal ini membuat Zuckerberg turun peringkat dalam daftar orang terkaya di dunia, yang sebelumnya berada di posisi keempat, kini turun satu peringkat ke posisi lima. Akan tetapi, menurut Zuckenberg, bahwa perubahan ini dilakukan agar pengguna dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin di Facebook dan tak perlu berlama-lama.

“Saya berharap waktu yang dihabiskan orang-orang di Facebook akan turun, namun saya juga berekspektasi waktu yang Anda pakai saat mengakses aplikasi ini menjadi lebih bernilai,” terang Mark.

Dilansir Telegraph, Facebook mengakui bahwa kebijakan baru ini akan merugikan konten non-iklan, seperti berita atau unggahan viral. Akan tetapi di sisi lain, Facebook memastikan tidak mengubah ketentuan untuk pengiklan yang membayar di Facebook.

Mark sepertinya memahami sisi buruk teknologi yang diciptakannya, yang membuat orang betah berlama-lama di beranda Facebook, sehingga akhirnya tidak produktif. Mark menilai hal ini akan bermanfaat di kemudian hari. Di samping itu, kebijakan ini sebagai cara memberikan nilai kepada pengguna, bahwa antara pengguna dan keluarga serta orang-orang terdekat akan selalu terhubung, sebagaimana falsafah awal diciptakannya Facebook. (EJ)

Editor : Jalaludin Ega

Berikan Komentar