KabarTerkini

Awas! 27 Merk Sarden yang Beredar Mengandung Cacing Parasit

biem.co – Media berita nasional dalam seminggu terakhir di ramaikan pemberitaan ikan kaleng yang mengandung cacing parasit yang berbahaya bagi tubuh manusia jika di konsumsi.

Pemberitaan ini di perkuat dengan temuan 27 merk produsen ikan kaleng makarel yang mengandung cacing parasit, oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.

Melansir laman CNN, Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan pasca temuan di Pekanbaru pada Kamis (22/3), pihaknya kemudian melakukan penelitian terhadap 541 sampel ikan kaleng dari 66 produk di seluruh Indonesia.

Dalam jumpa pers di kantor BPOM Jakarta Rabu (28/3) Peny mengatakan “Ada 27 merek ikan kaleng yang positif mengandung cacing parasit. Sebanyak 16 produk impor dan 11 dalam negeri.” Menurut Penny, “Meski ada produk dalam negeri, tetapi bahan baku keseluruhan berasal dari luar negeri”. Dia mengatakan ikan makarel tidak hidup di lautan Indonesia.

“Produk impor dari kawasan China dan sekitarnya. Bahan baku yang di dalam negeri juga berasal dari wilayah perairan China,” tutur Penny.

BPOM kini sedang melakukan kajian bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan. Penny menyebut ada indikasi banyaknya temuan cacing parasit di produk ikan makarel kaleng karena dipengaruhi musim.

Ada musim di mana ikan makarel berkumpul di sebuah tempat yang banyak terdapat cacing parasit. Kemudian cacing parasit tersebut menjadikan ikan makarel sebagai inangnya.

Namun hal itu tidak menghentikan penyelidikan dan penindakan terhadap produsen, distributor, dan importir. Penny mengimbau kepada pihak-pihak terkait untuk menarik produk yang mengandung cacing parasit dari pasaran.

“Kami instruksikan penghentian sementara impor dan produksi sampai ada audit yang lebih besar,” kata Penny.

Sebelumnya, BPPOM Kota Pekanbaru mengonfirmasi produk ikan kaleng impor bermerek Farmerjack, IO dan Hoki mengandung cacing. Cacing yang ditemukan di dalam produk tersebut adalah cacing Anisakis SP.

Cacing Anisakis SP adalah parasit yang dapat menimbulkan masalah pada ikan hingga manusia, sehingga bila dikonsumsi tanpa dimasak, atau dalam keadaan setengah masak, akan menimbulkan penyakit.

Jadi bagi masyarakat jangan sembarang mengkonsumsi ikan kaleng makarel sebelum ada instruksi lanjutan dari pihak BPOM. (IY)

Editor : Jalaludin Ega

Related Articles

Berikan Komentar