Kabar

Cara Generasi Anak Muda Banten Bangkit dari Masalah Masa Lalu

biem.co – 20 Mei lalu Indonesia baru saja memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Oleh karena itu, kita bahas yuk kebangkitan bagi kalangan remaja saat ini, apalagi khusus sobat biem.

Biasanya kebangkitan apa sih yang dialami remaja saat ini? Bangkit dari cinta yang lalu, bangkit dari masalah apapun atau hal lainnya pasti masing-masing mengalami hal yang berbeda.

Seperti sobat biem yang satu ini ingin berumpi-rumpi ria, namanya Victoria Putri Maharani. Mahasiswi semester 6, jurusan Bussines Management, Universitas Bina Nusantara Alam Sutera Campus ini katanya memiliki pengalaman hidup yang pahit sebelum dirinya sukses seperti ini.

Kayak apa ceritanya? Simak yuk, cekidot!

“Mungkin semua orang memiliki problema yang berbeda-beda, termasuk gue yang harus benar-benar fight untuk dihadapi. Mulai masalah keluarga sampai ke kisah cinta,” ucap wanita yang biasa dipanggil Rani ini.

Ia menceritakan, kalau dulu masa SMP punya masalah keluarga yang rumit sekali hingga akhirnya gimana cara gue menutupi kesedihan dengan raut wajah yang hepi. Yups, benar, Sob, orang keliatan dari luar bahagia belum tentu di dalam hatinya bahagia loh.

Nggak cuma itu saja, di sisi kisah cinta pun pernah mengalami hal pahit, ya diselingkuhi gitu. Biasa awalnya percaya dan meorientasikan semua kehidupan sama pacar, tapi semua berkata lain,” ungkapnya.

Kalau dibilang rasanya dikhianati, lanjutnya, semua orang juga menjawab sama, pasti sakit.

“Galau iya, nangis pun sudah sering banget. Tapi entah ada angin apa, bos gue cerita dan menasehati gitu,” ujarnya.

“Kata bos gue, manusia nggak akan pernah dapati kesenangan yang sesungguhnya dari manusia lain, terkecuali Tuhan yang satu-satunya nggak pernah ingkar janji. Itu yang bikin gue tersadar sampai saat ini,” terangnya.

Ia menambahkan, jadi cara gue bangkit dari keterpurukan karena percaya kalau Tuhan nggak pernah ingkar janji.

“Dan selalu kasih kebahagiaan, jadi nggak ada lagi tuh galau atau sedih,” imbuhnya.

Nah, berserah kepada Tuhan pasti ada saja jalan yang kita dapatkan baik kebahagiaan atau kesuksesan. Jadi masih musim galau-galauan?

Eits, ada lagi nih yang ingin berceriwis, Anita Gusman, yang sukses dengan jabatan pekerjaannya lumayan ‘waw’ di usia muda, tapi siapa sangka perjuangannya begitu keras loh, Sob. Kayak apa ya? Simak lagi kuy!

“Sebelum seperti ini, gue fight banget buat membantu perekonomian keluarga yang dibilang saat itu terpuruk. Semua kerjaan ataupun peluang gue ambil, mulai dari penyiar radio, MC sampai ngajar private matematika anak SD,” papar alumni Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin (UIN SMH) Banten ini.

“Dulu juga gue kejebak gitu sama namanya pacar-pacaran. Sampai gue nggak kuliah, nilai jelek, siaran di radio sering bolos,” tuturnya.

Ia melanjutkan, setelah gue sadar si doi juga mendua gitu.

“Ya, sama deh nangis juga galau juga. Berfikir lagi dan sadar, buat apa gue nangisin dan bela-belain orang yang nggak pasti,” serunya.

Jadi, dari 2013, terus Anita, gue aktif lagi perkuliahan dan aktif berorganisasi.

“Sampai pada akhirnya terpilih jadi Duta Kampus UIN 2013, Fakultas Syariah,” tambahnya.

“Hal yang termotivasi dan gue untuk bangkit ya orangtua dan keluarga. Karena mereka yang gue sayang,” tutupnya.

Uh..lelaaa, Kak Anita sudah kayak Keluarga Cemara banget deh, hehehe. Baydewey, kok sama ya kisah cintanya nggak jauh dari tikung-tikungan.

Hm, apaun deh, yang kita jalanin selalu memprioritaskan hal yang terpenting. Mungkin Kak Rani dan Kak Anita ini salah satu contoh gimana caranya bangkit dari masa lalu. Kalian bisa mencontoh caranya untuk bangkit seperti keduanya.

Kalau bisa dibilang penjajahan generasi muda saat ini ya kemalasan atau ya salah gaul. Tapi apapun, generasi muda Indonesia saat ini yakni harus terus berkarya dan berbagi inspirasi dong, kayak slogan biem.co, hehehe. (Dion)

Editor :

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Back to top button